Kapolres dorong Generasi Muda lawan pengangguran lewat pertanian
- 16 Apr 2026 20:14 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pesan tegas namun santai disampaikan Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H, kepada generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z, agar mulai melirik sektor pertanian sebagai peluang nyata, dalam dialognya bersama RRI, Kamis 16/04/2026.
Menurutnya, di tengah anggapan sulitnya mencari pekerjaan, sebenarnya peluang itu tetap ada tinggal bagaimana generasi sekarang mau bergerak atau tidak.
“Pada dasarnya tidak ada pengangguran kalau mau bekerja. Salah satu peluang besar itu ada di pertanian,” ujarnya.
Kapolres menilai, generasi muda saat ini perlu mengubah cara pandang. Bertani bukan lagi identik dengan pekerjaan lama atau tertinggal, tetapi justru menjadi sektor masa depan yang menjanjikan.
“Sekarang ini, menjadi petani itu keren. Nyata, mulia, dan menghasilkan, stigma bahwa bertani itu adalah pekerjaan yang remeh, itu salah besar, polisi saja saat pensiun banyak yang jadi petani” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa Aceh memiliki keunggulan besar berupa tanah yang subur. Dengan pengelolaan yang serius, panen padi maupun jagung bahkan bisa dilakukan hingga tiga kali dalam setahun.
“Kalau dimanfaatkan dengan baik, hasilnya bisa luar biasa. Omsetnya bisa jutaan sampai puluhan juta rupiah. Ini peluang nyata, bukan teori,” jelasnya.
Namun di sisi lain, ia menyoroti fenomena generasi muda yang masih banyak menghabiskan waktu tanpa aktivitas produktif.
“Jangan hanya duduk di warung kopi dari pagi sampai malam tanpa hasil. Sekarang saatnya bergerak, manfaatkan peluang yang ada,” tegasnya.
Kapolres juga menyinggung banyaknya lahan tidur yang belum tergarap, yang seharusnya bisa menjadi ladang penghasilan bagi generasi muda.
“Kita punya lahan, kita punya peluang. Tinggal mau atau tidak. Jangan sampai lahan tidur, sementara kita juga ikut ‘tertidur’,” ujarnya dengan nada mengingatkan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Polres Lhokseumawe siap hadir langsung melalui peran Bhabinkamtibmas di setiap desa untuk mendampingi generasi muda yang ingin terjun ke dunia pertanian.
“Kami siap mendukung. Ada Bhabinkamtibmas yang bisa membantu, mendampingi, bahkan menggerakkan masyarakat, khususnya anak-anak muda,” ungkapnya.
Tak hanya imbauan, Polres Lhokseumawe juga telah menunjukkan aksi nyata di sektor pangan, khususnya komoditas jagung.
“Untuk wilayah Polres Lhokseumawe, kami menargetkan produksi jagung mencapai 60 ton per tahun. Alhamdulillah, target tersebut berhasil kami capai pada tahun 2025,” tambahnya.
Ia berharap, generasi milenial dan Gen Z tidak lagi ragu untuk terjun ke sektor pertanian, karena selain menjanjikan secara ekonomi, juga menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan.
“Sekarang tinggal pilihan. Mau terus diam, atau mulai bergerak dan ambil peluang. Kalau mau, kami siap dampingi,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....