Terjadi 32 Kasus Kebakaran, Karhutla Dominasi Lhokseumawe Awal 2026

  • 12 Apr 2026 08:21 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Kota Lhokseumawe – Sepanjang Januari hingga Maret 2026, kasus kebakaran di Kota Lhokseumawe menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan. Minggu,12 April 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun, total terdapat 32 kejadian kebakaran, dengan rincian 14 kasus kebakaran umum dan 18 kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sebaran kejadian tercatat terjadi di sejumlah kecamatan, seperti Banda Sakti, Muara Satu, Muara Dua, hingga Blang Mangat. Dari jumlah tersebut, karhutla menjadi jenis kejadian yang paling dominan, khususnya sepanjang Maret 2026.

Kabid Kedaruratan, Damkar dan Logistik BPBD Kota Lhokseumawe, Rudi Irawan, menyampaikan bahwa tingginya angka kejadian ini menjadi perhatian serius, terutama di tengah kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering.

“Dalam tiga bulan terakhir, tercatat 32 kejadian kebakaran, dan mayoritas merupakan karhutla. Ini menjadi alarm bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, faktor utama penyebab kebakaran masih didominasi oleh aktivitas pembakaran lahan secara terbuka serta kelalaian masyarakat.

Selain itu, kondisi angin kencang turut mempercepat penyebaran api di beberapa lokasi.

Beberapa wilayah yang kerap terjadi kebakaran di antaranya Desa Blang Panyang, Panggoi, Uteun Bayi, hingga kawasan perbatasan Blang Mangat.

Bahkan, terdapat beberapa titik yang mengalami kejadian berulang dalam waktu berdekatan.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD terus memperkuat patroli, meningkatkan kesiapsiagaan tim pemadam, serta mempererat koordinasi dengan aparat gampong dan masyarakat setempat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Jika melihat adanya titik api, segera laporkan agar dapat segera ditangani,” tegas Rudi.

Dengan tingginya angka kejadian ini, BPBD berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat guna menekan potensi kebakaran, serta menjaga keselamatan dan lingkungan di Kota Lhokseumawe.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....