Kelapa Malra Tak Cuma Dijual Mentah, Kemenperin Beri Pendampingan

  • 05 Okt 2026 06:18 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Langgur – Potensi kelapa di Kabupaten Maluku Tenggara didorong untuk tidak berhenti pada penjualan bahan mentah. Kementerian Perindustrian memberikan pendampingan kepada pelaku usaha agar komoditas tersebut dapat diolah menjadi berbagai produk yang memiliki nilai tambah, Senin (5/10/2026).

Kepala Bagian Program dan Kerja Sama Ditjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Anindita Rumanti, mengatakan pendampingan berlangsung selama empat hari. Hari pertama diisi sosialisasi kewirausahaan, sementara tiga hari berikutnya difokuskan pada pendampingan teknis pembuatan produk olahan kelapa.

“Pendampingan teknisnya nanti untuk pembuatan produk-produk olahan kelapa,” ujar Anindita.

Menurut Anindita, penguatan kemampuan teknis menjadi fokus dalam kegiatan tersebut agar pelaku usaha memiliki keterampilan mengembangkan kelapa menjadi produk olahan. Langkah ini membuka peluang agar komoditas lokal tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih besar setelah melalui proses pengolahan.

Pendampingan juga disertai materi kewirausahaan serta informasi mengenai perizinan berusaha dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Untuk aspek pemasaran, Kementerian Perindustrian belum memberikan pendampingan khusus dalam kegiatan kali ini karena program masih dipusatkan pada penguatan produksi.

Anindita menyebut pengembangan pendampingan ke tahap akses pasar masih memungkinkan dilakukan pada kegiatan berikutnya. “Kalau memungkinkan secara penganggaran, bisa kami usulkan lagi untuk kegiatan yang selanjutnya,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....