Pangkalan Jual Minyak Tanah di Atas HET Terancam Dicabut Izinnya
- 19 Sep 2026 09:30 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Langgur – Penjualan minyak tanah bersubsidi di Ohoi Watdek, Kecamatan Kei Kecil, Maluku Tenggara, diawasi agar tetap mengikuti harga yang ditetapkan pemerintah. Harga minyak tanah di tingkat pangkalan saat ini Rp4.000 per liter.
Pj Kepala Ohoi Watdek Amba Nurdin Rettob mengatakan pengawasan dilakukan setiap kali pasokan minyak tanah masuk. Pemerintah ohoi memastikan minyak tanah dijual dengan harga yang sama kepada masyarakat.
“Harganya tetap sesuai dengan edaran bupati, Rp4.000 per liter,” kata amba kepada tim RRI, Jumat (18/9/2026).
Jika ditemukan pangkalan menjual di atas harga tersebut, pemerintah ohoi akan melaporkannya kepada agen. Agen kemudian memberikan teguran, dan jika pelanggaran berulang hingga tiga kali, pemerintah ohoi akan mengusulkan pencabutan izin pangkalan.
Mekanisme itu juga berlaku ketika minyak tanah yang dibeli masyarakat kembali dijual dengan harga lebih tinggi. Amba mengingatkan pangkalan agar tidak menyalurkan minyak tanah kepada pembeli yang kemudian memperdagangkannya kembali dengan mengambil keuntungan.
“Kami lapor ke agennya. Agen tegur sampai tiga kali, kami usulkan pencabutan izin,” ujarnya.
Amba mengungkapkan, pengawasan harga tersebut dilakukan karena minyak tanah yang disalurkan merupakan BBM bersubsidi. Subsidi diberikan negara untuk membantu masyarakat yang secara ekonomi membutuhkan, sehingga harga yang telah ditetapkan harus tetap dijaga.
Di Ohoi Watdek, harga minyak tanah saat ini Rp20.000 untuk lima liter atau setara Rp4.000 per liter. Berdasarkan pantauan pemerintah ohoi sejauh ini belum ada pangkalan yang ditemukan menjual di atas harga tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....