Kabut Asap Berpotensi Ganggu Kesehatan, Dinkes Malra Ingatkan Kelompok Rentan

  • 07 Okt 2026 14:26 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Langgur – Kabut asap pekat yang menyelimuti wilayah Maluku Tenggara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat serta asap kiriman dari daerah lain kini menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat dan aktivitas transportasi.

Paparan kabut asap dapat mengganggu kondisi kesehatan, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah dalam waktu cukup lama. Keluhan yang dapat muncul antara lain gangguan pernapasan, iritasi mata, iritasi hidung, iritasi tenggorokan, meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke, yang pada kondisi tertentu dapat mengganggu kenyamanan serta aktivitas sehari-hari.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Etty Koedoeboen, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Kepulauan Kei.

“Kabut asap ini sangat berdampak bagi kesehatan. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, menggunakan masker di setiap kegiatan di luar rumah, dan setelah kembali segera membersihkan tubuh, tangan, kaki, dan bagian tubuh lainnya sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dapat dihindari,” kata Etty kepada tim RRI di ruang kerjanya, Rabu (7/10/2026).

Menurut Etty anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta penderita penyakit kronis sebagai kelompok yang lebih rentan terhadap dampak paparan kabut asap. Kelompok tersebut diimbau menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi asap cukup pekat.

"Apalagi anak-anak kecil dan orang-orang yang rentan, usia lanjut ya, jadi memang harus menggunakan masker di setiap kali keluar rumah," ujarnya.

Kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Maluku Tenggara membuat aktivitas masyarakat berlangsung dalam kondisi kualitas udara yang kurang baik. Situasi ini menjadi perhatian karena paparan asap dalam waktu berkepanjangan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....