Konsumsi Minuman Manis yang Berlebihan, Berisiko pada Kesehatan Tubuh
- 08 Sep 2026 14:29 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID. Langgur - Minuman manis, seperti soda, kopi, jus buah kemasan, dan minuman energi, memang lezat dan menyegarkan. Namun makanan dan minuman manis memiliki dampak yang buruk jika dikonsumsi secara berlebihan, Konsumsi gula yang berlebihan juga dapat memengaruhi fungsi otak, terutama dalam hal memori dan kemampuan belajar.
Makanan dan minuman manis dapat meningkatkan risiko demensia, kandungan gulanya merangsang pelepasan dopamin di otak, yang memberikan sensasi menyenangkan, meskipun mengetahui dampak buruknya bagi kesehatan.
Oleh karena itu, Kemenkes RI mengeluarkan pedoman konsumsi gula harian. Batas konsumsi gula tambahan ≤ 50 gram/hari (setara 4 sendok makan) berdasarkan Permenkes No. 30 Tahun 2013 dan diperbarui oleh Permenkes No. 63 Tahun 2015.
Yang seing kita dapat menjumpai beragam makanan dan minuman yang mengandung gula tambahan, mulai seperti permen, kue, biskuit, susu beragam rasa, hingga produk makanan dan minuman kemasan.
Dikutip dari hello sehat . com kandungan gula tinggi dalam minuman manis dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, antara lain :
Obesitas : Gula tambahan dalam minuman manis memberikan kalori kosong yang dapat menyebabkan penumpukan lemak, terutama di area perut.
Diabetes : Konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan resistensi insulin, yang merupakan faktor risiko utama diabetes tipe 2.
Penyakit jantung : Minuman manis dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah, kadar kolesterol jahat, dan peradangan, yang semuanya merupakan faktor risiko penyakit jantung.
Kerusakan gigi : Gula dalam minuman manis dapat merusak enamel gigi dan menyebabkan kerusakan gigi.
Gangguan metabolisme : Konsumsi gula tinggi dapat mengganggu metabolisme tubuh dan meningkatkan risiko penyakit lainnya.
Mulailah kebiasaan untuk mengurangi gula, perbanyak air putih, dan batasi konsumsi minuman manis. Jaga kesehatan diri dan keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....