Bantuan Bencana dan Disabilitas Disalurkan, Ini Pesan Bupati Malra
- 06 Okt 2026 20:42 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Langgur – Bantuan pemerintah bagi warga terdampak bencana tidak sekadar bertujuan untuk mengganti sebagian kerugian, tetapi menjadi upaya membantu keluarga korban kembali bangkit. Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun menegaskan, kehadiran pemerintah harus dirasakan warga terutama ketika menghadapi situasi sulit akibat bencana.
Pesan itu disampaikan Thaher saat menyerahkan bantuan sosial bagi korban bencana alam dan nonalam serta alat bantu bagi penyandang disabilitas di Aula Kantor Bupati Langgur, Senin (5/10/2026). Pemerintah daerah hadir bukan hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mengayomi, melindungi, dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Thaher, bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Maluku Tenggara pada 2025 meninggalkan dampak terhadap kehidupan warga. Karena itu, bantuan yang diberikan pemerintah diharapkan dapat meringankan beban sekaligus membantu mempercepat pemulihan ekonomi keluarga terdampak.
“Bantuan yang diberikan hari ini mungkin tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami. Namun, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban, mempercepat pemulihan ekonomi keluarga, dan menjadi stimulus agar Bapak dan Ibu sekalian bisa segera bangkit kembali,” ujar Thaher.
Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah menyalurkan bantuan kepada empat keluarga korban banjir, angin kencang, dan tanah longsor dengan nilai total Rp45 juta. Bantuan berupa satu set sofa dan satu unit spring bed untuk masing-masing penerima.
Thaher juga menekankan pentingnya pengawasan dalam penyaluran bantuan. Dinas Sosial diminta memastikan bantuan benar-benar diterima warga yang berhak, dengan prinsip tepat sasaran, tepat jumlah, serta tanpa potongan apa pun.
Menurutnya, ketepatan penyaluran harus didukung pendataan yang akurat. Langkah tersebut penting agar warga yang memenuhi kriteria penerima bantuan tidak terlewatkan dalam program perlindungan sosial pemerintah daerah.
Selain bantuan bencana, pemerintah daerah menyerahkan alat bantu kepada tujuh penyandang disabilitas yang telah melalui asesmen Tim Reaksi Cepat Dinas Sosial di Kecamatan Hoat Sorbay. Bantuan senilai Rp16,5 juta itu terdiri dari empat unit kursi roda dan tiga unit tongkat kaki empat.
“Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah membangun Maluku Tenggara yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas. Keterbatasan fisik tidak semestinya menjadi penghalang bagi seseorang untuk berkarya dan hidup mandiri,” kata Thaher.
Ia meminta para penerima memanfaatkan bantuan yang diberikan untuk mendukung aktivitas sehari-hari dan meningkatkan kemandirian. Thaher juga mengajak pemerintah, pemangku kepentingan, dan relawan memperkuat gotong royong dalam semangat Ain Ni Ain untuk membangun Maluku Tenggara yang tangguh menghadapi bencana dan ramah bagi seluruh masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....