Ayam Kate (Katai) , Memiliki Ciri Khas yang Menawan Seperti Sultan
- 18 Des 2024 11:33 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandar Lampung : Ayam Kate atau ayam katai dalam bahasa Inggrisnya sering disebut sebagai Ayam Bantam karena asal mula ayam ini berasal dari Banten. Dan tak jarang jenis ayam ini sering dijadikan sebagai salah satu ayam hias yang banyak dibudidayakan oleh para kolektor.
Sebagai salah satu jenis ayam hias yang harga jualnya tidak bisa dibilang murah, ayam kate masih terbilang diminati banyak penghobi atau kolektor ayam hias. Ayam katai atau ayam kate merupakan jenis ayam dengan ukuran kecil atau kerdil dalam pertumbuhannya. Meskipun dalam jenis ayam, kate diternakkan bukan dijadikan sebagai ayam pedaging dan petelur, melainkan digunakan sebagai ayam hias.
Di Indonesia sendiri masih banyak yang memburu ayam kate putih, dan sangat suka untuk memelihara ayam kate dengen jenis batik maupun ayam kate chabo. Biasanya, orang memelihara ayam tersebut mulai dari anakan, karena cara merawatnya yang terbilang mudah.
Meskipun ayam ini tidak cocok jika dijadikan sebagai ayam petelur maupun ayam pedaging, namun jenis ayam ini cukup cocok jika digunakan sebagai ayam hias. Ayam Kate memiliki postur tubuh yang berbeda dari jenis ayam lainnya. Jenis ayam ini memiliki tubuh yang mungil dan unik.
Ayam ini merupakan jenis ayam yang jinak dan manja dengan pemiliknya. Ada beberapa jenis ayam kate yang ada di Indonesia dan cukup terkenal, dianataranya ayam kate emas, ayam kate putih, ayam kate bangkok dan ayam kate serama.
Berbagai Jenis Ayam Kate :
1. Ayam Kate Chabo
Ayam kate chabo berasal dari Jepang yang memiliki tinggi sekitar 20 – 25 cm merupakan hasil persilangan dari Ayam Chabo dengan Ayam Kate Lokal.
Ayam ini memiliki keistimewaan jika dibandingkan dengan ayam kate jenis lainnya yaitu memiliki tubuh berwarna putih dan ekor berwarna hitam. Oleh karena itu ayam kate chabo ini biasa disebut juga dengan ayam blacktail karena ekornya yang berwarna hitam.
2. Ayam Kate Berbulu (Kate Simbar)
Ayam kate simbar memiliki keunikan tersendiri pada bulunya. Bulu ayam kate simbar umumnya berwarna putih gading, dengan bulu yang tumbuh lebat hingga ke ujung kaki. Paruh pada ayam kate simbar ini berwarna kuning dengan jengger tipis di kepalanya.
3. Ayam Kate Lokal
Ayam kate lokal merupakan ayam asli Indonesia, pada umumnya memiliki tinggi sekitar 30 – 35 cm. Ayam jenis ini hampir sama dengan jenis kate jepang. Bulunya berwarna putih, jenggernya besar dan berwarna merah. Kaki pendek berwarna abu-abu, paruh dan kukunya berwarna putih.
4. Ayam Kate Walik
Jenis kate yang satu ini merupakan persilangan, jadi tidak asli dari ayam kate sendiri. Ayam kate walik yaitu persilangan dari ayam kate biasa dengan ayam walik. Hasil dari persilangan tersebut menghasilkan ayam kate yang memiliki bulu terbalik. Memiliki ciri fisik yang khas yaitu bulunya yang keriting dan bergelombang menjadikan ayam kate walik ini mudah untuk dikenali.
Ayam kate, dengan segala keunikan dan budayanya, menjadi bagian tak terpisahkan dari khazanah unggas Indonesia. Dari arena aduan hingga halaman rumah, ayam kate terus memikat hati para penggemarnya. Sebagai simbol keberanian dan keindahan, ayam kate akan terus menginspirasi dan menjadi kebanggaan bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....