Bigmo Bongkar Dugaan Resbob Hampir 'Sikat' Donasi Sumatra

  • 21 Des 2025 19:34 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung: Perseteruan dalam keluarga kreator konten Muhammad Jannah alias Bigmo dan Adimas Firdaus atau Resbob kembali mencuat. Dalam podcast Deddy Corbuzier, Bigmo membongkar tindakan kontroversial kakaknya yang diduga hampir menyelewengkan dana donasi untuk korban bencana Sumatra yang mencapai Rp185 juta.

Bigmo mengungkapkan, sehari setelah ia berhasil menggalang dana sebesar Rp185 juta untuk korban banjir dan tanah longsor di Sumatra, Resbob meneleponnya tanpa pemberitahuan sebelumnya. Dalam percakapan tersebut, Resbob mengusulkan untuk membagi dua dana tersebut.

"Besoknya, abang gue, bilang 'lo tau nggak uang buat itu, si Jannah telepon gue bilang: mas kita bagi dua aja, Rp30 juta buat Sumatra, Rp150 juta buat gue sama lu ya'," kata Bigmo menirukan ucapan Resbob yang disampaikan saat live streaming.

Menurut Bigmo, meski Resbob mungkin beralasan itu hanya gimmick untuk konten, tindakan tersebut dinilai telah melampaui batas. "Kalaupun lu undang dia ke sini, gua tahu dia bakal bilang 'ya om itu semua kan gimmick'. Maksud gue, kalaupun itu gimmick ngapain bohong tentang dana Sumatra. Itu kan sudah no moral," tegasnya.

Pengakuan Bigmo ini menambah daftar kontroversi Resbob yang saat ini justru berstatus sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan telah ditahan di Mapolda Jawa Barat. Kepolisian menyatakan motivasi Resbob membuat konten penghinaan terhadap Suku Sunda dan suporter Persib Viking adalah untuk mendulang popularitas dan keuntungan finansial dari saweran saat siaran langsung.

Polemik ini juga memicu reaksi dari dalam keluarga. Ibunda Bigmo dan Resbob diketahui mengirimkan pesan sindiran kepada Bigmo karena dianggap membongkar aib keluarga di podcast Deddy Corbuzier. Dalam pesan viral tersebut, sang ibu dinilai publik lebih membela Resbob.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya kehati-hatian dan transparansi dalam berdonasi secara digital, terutama melalui influencer atau individu. Masyarakat diimbau untuk memverifikasi kebenaran dan akuntabilitas sebuah kampanye donasi sebelum mengirimkan uang.

Dalam situasi darurat bencana seperti di Sumatra, di mana korban jiwa dilaporkan terus bertambah, donasi yang cepat dan tepat sasaran sangat krusial. Untuk memastikan bantuan sampai kepada yang membutuhkan, masyarakat dapat memilih menyalurkan bantuan melalui platform atau lembaga resmi yang telah terbukti akuntabel dan melaporkan penggunaan dananya secara transparan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....