Sunan Bonang; dengan Ilmunya Mengubah Dewa menjadi Malaikat

  • 19 Sep 2025 20:57 WIB
  •  Semarang

KBRN, Semarang: Strategi Walisongo berhasil membuat masyarakat Jawa secara bertahap menerima agama Islam dan belajar tentang Islam pada zamannya. Banyak dari mereka akhirnya memilih mengucap dua kalimat syahadat.

Sunan Bonang atau Makhdum Ibrahim adalah salah satu bagian dari walisongo yang mempunyai kekhasan dalam menyebarkan Islam di Tanah Jawa.

Sunan Bonang adalah putra dari Sunan Ampel dari istri yang bernama Dewi Candrawati. Ia dikenal sebagai ahli Ilmu Kalam dan Ilmu Tauhid.

Maulana Makhdum Ibrahim banyak belajar di Pasai, kemudian sekembalinya dari Pasai, Maulana Makhdum Ibrahim mendirikan pesantren di daerah Tuban.

Santri yang belajar pada pesantren Maulana Makhdum Ibrahim, berasal dari seluruh penjuru daerah di tanah air. Sunan Bonang meninggal pada tahun 1525 dan dimakamkan di Tuban, daerah pesisir utara Jawa yang menjadi basis perjuangan dakwahnya.

Semasa hidupnya, Sunan Bonang kerap berdakwah melalui kesenian agar bisa menarik masyarakat Jawa untuk memeluk agama Islam.

Untuk menambah unsur Islami dalam lagu-lagu yang digubahnya, Sunan Bonang memasukkan rebab dan bonang sebagai pelengkap dari gemelan Jawa. Oleh sebab itulah ia mendapatkan julukan Sunan Bonang.

Selain itu ia mempunyai keunikan dalam berdakwah dengan cara mengubah nama-nama dewa dengan nama-nama malaikat sebagaimana yang dikenal dalam Islam. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya persuasif terhadap penganut ajaran Hindu dan Budha yang telah lama dipeluk sebelumnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....