Fenomena ‘Performative Male’ Jadi Sorotan di Kalangan GenZ
- 19 Agt 2025 05:55 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Belakangan ini, istilah ‘performative male’ ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya di kalangan generasi Z. Fenomena ini berawal dari tren kompetisi iseng yang memparodikan perilaku tersebut secara kreatif dan menghibur.
‘Performative male’ merujuk pada perilaku laki-laki yang berpura-pura menyukai hal-hal populer di kalangan perempuan. Tujuannya biasanya untuk menarik perhatian lawan jenis dan memperoleh pengakuan sosial.
Contoh perilaku ini misalnya menyukai musik K-pop, mengenakan gaya pakaian indie, atau mengonsumsi minuman matcha. Semua hal tersebut kerap dianggap identik dengan minat perempuan di ranah budaya populer masa kini.
Menurut psikolog klinis Ghina Sakinah Safari, fenomena ini bukanlah gangguan psikologis yang perlu dikhawatirkan. Ia menganggapnya sebagai kecenderungan sosial yang berfungsi sebagai strategi untuk menyesuaikan diri.
Ghina menjelaskan, strategi tersebut sering digunakan demi mendapatkan validasi atau status melalui pandangan orang lain. Secara budaya, perilaku ini tidak dianggap abnormal, meski bentuknya kini lebih menonjol akibat media sosial.
Ia juga menilai, perilaku ini dipengaruhi tekanan sosial dan fenomena masking atau social camouflaging. Masking membuat seseorang menyembunyikan jati diri demi memenuhi ekspektasi sosial yang berlaku di lingkungannya.
Bentuk penyesuaian ini bisa terjadi secara sadar maupun tidak sadar sebagai perlindungan identitas sosial. Hal tersebut juga berkaitan dengan kebutuhan mendasar manusia untuk diterima oleh kelompoknya.performative male
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....