Gampang! Begini Cara Buat Parfume Sendiri.
- 14 Okt 2024 13:32 WIB
- Bandar Lampung
KBRN , Bandarlampung : Parfum saat ini menjadi barang penting dalam menunjang penampilan seseorang. Memakai parfum dapat membuat tubuh rileks sehingga lebih percaya diri.
Parfum sendiri berasal dari bahasa Latin perfumus yang berarti ‘melalui asap’. Sebab saat itu, aroma parfum didapat dengan cara membakar dupa. Orang Perancis kemudian menamai aroma yang berasal dari pembakaran dupa dengan sebutan parfum.
Membuat parfum sendiri bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan kreatif. Berikut adalah langkah-langkah sederhana untuk membuat parfum:
Bahan-bahan yang Dibutuhkan:
1. Minyak Esensial: Pilih kombinasi minyak esensial sesuai preferensi Anda. Contohnya:
o Top notes: lemon, jeruk, peppermint
o Middle notes: lavendel, mawar, melati
o Base notes: sandalwood, vanila, cedarwood
Sebagai informasi, top note merupakan aroma awal yang muncul ketika parfum disemprotkan dan bertahan selama 15-20 menit. Aroma top note yang umum dipakai terdiri dari citrus, lavender, bergamot atau mawar.
Middle note merupakan wangi kedua yang tercium setelah top notes menghilang. Aroma ini merupakan inti dari parfum dan bertahan cukup lama, yakni sekitar 20-60 menit.
Sedangkan base note adalah aroma dasar yang muncul setelah middle note menghilang. Aroma base note bertahan paling lama, bisa mencapai 6 jam.
2. Jangan lupa: Anda juga memerlukan alkohol (seperti vodka tanpa aroma) atau minyak pembawa (seperti minyak jojoba) untuk membantu mencampurkan minyak esensial. Jika Anda menggunakan alkohol, pastikan tingkat kemurnian minimal 70%.
3. Botol Penyimpanan: Botol kaca gelap untuk menyimpan parfum, guna melindungi dari sinar matahari.
Alat yang Diperlukan:
· Pipet
· Gelas ukur atau wadah kecil
· Sendok kecil atau stik untuk mengaduk
Langkah-langkah Membuat Parfum:
1. Tentukan Aroma: Tentukan kombinasi aroma yang ingin Anda buat dengan memilih top, middle, dan base notes. Sebagai contoh:
o 30% top notes
o 50% middle notes
o 20% base notes
2. Campurkan Minyak Esensial: Dalam wadah kecil, mulai dengan mencampurkan minyak esensial sesuai proporsi yang telah Anda tentukan. Catat jumlah tetes untuk setiap minyak agar Anda dapat mengulang resep di lain waktu.
3. Tambahkan Alkohol atau Minyak Pembawa: Setelah mencampurkan minyak esensial, tambahkan alkohol atau minyak pembawa. Misalnya, Anda dapat menggunakan 70 ml alkohol untuk 30 ml campuran minyak esensial.
4. Aduk Rata: Gunakan stik atau sendok kecil untuk mengaduk campuran hingga merata.
5. Simpan dan Biarkan Olahan: Masukkan campuran ke dalam botol kaca gelap. Biarkan parfum Anda dalam waktu 48 jam hingga 6 minggu di tempat yang sejuk dan gelap agar aroma dapat berkembang.
6. Uji Coba: Setelah waktu tersebut berlalu, cobalah aroma parfum. Anda dapat menambahkan lebih banyak minyak esensial jika perlu atau mengubah proporsinya sesuai selera.
7. Saring (Opsional): Jika ada endapan, Anda bisa menyaring parfum menggunakan kain bersih sebelum menyimpannya.
8. Simpan: Setelah puas dengan aroma, simpan parfum di tempat yang sejuk dan gelap.
Tips:
· Catat setiap langkah, termasuk jumlah tetes dan bahan yang digunakan, untuk memudahkan Anda melakukan remix di masa depan.
· Eksperimen dengan berbagai kombinasi untuk menemukan aroma yang paling Anda sukai.
· Ingatlah bahwa parfum dapat berbeda aroma ketika disemprotkan dibandingkan ketika berada dalam botol, jadi biarkan beberapa saat untuk menguji hasil akhir.
Selamat mencoba membuat parfum sendiri!
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....