Pertamina dan Komisi XII DPR-RI Pastikan Kebutuhan Energi Masyarakat Lebaran 2026

  • 12 Mar 2026 13:39 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Sepanjang Ramadan dan Idul Fitri 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan kesiapan pasokan energi di seluruh wilayah guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, pariwisata, dan transportasi baik darat maupun udara dengan memastikan kelancaran pendistribusian energi. Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) yang dimulai pada tanggal 9 Maret 2026 sampai dengan 1 April 2026.

Tujunnya untuk memastikan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman sebagaimana dipaparkan dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI, Rabu 11 Maret 2026 bertempat di Kantor PLN UID Jawa Timur. Dalam Siaran Pers diterima RRI, Kamis 13 Maret 2026, kunjungan kerja tersebut, anggota dewan mengapresiasi pelaksanaan Satgas yang mulai dilaksanakan.

Sebagaimana disampaikan oleh Meitri Citra Wardani untuk Dapil Jawa Timur, baik Pertamina maupun PLN sebagai perusahan terlibat dalam kunjungan sudah mempersiapkan kemungkinan lonjakan energi dan upaya mencegah terjadinya kelangkaan. "Strategi yang telah ditetapkan semoga dapat menjaga kestabilan energi dengan menjaga pasokan dan tidak lalai," ujar Menteri.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus sampaikan proyeksi nasional puncak mobilitas masyarakat yang akan terjadi dalam 4 fase, yaitu 2 puncak arus mudik dan 2 puncak arus balik. Arus mudik pada periode 14-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026 sedangkan arus balik pada periode 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026. Sebagaimana disampaikan Pertamina Patra Niaga melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, Pertamina memproyeksi adanya peningkatan kebutuhan BBM dan LPG, terutama untuk jenis Gasoline dan LPG.

"Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan, Proyeksi konsumsi BBM selama periode Satgas ini diperkirakan meningkat sekitar 11,9% dari rata-rata normal 18.430 KL/hari untuk Gasoline dan untuk Gasoil turun sekitar 9,8% dari konsumsi normal 8.805 KL/hari seiring berkurangnya aktivitas industri selama libur panjang. Sedangkan kebutuhan Rumah Tangga konsumsi Mitan diperkirakan meningkat 7,3% dari normal harian 375 KL/hari dan LPG meningkat 3,5% dari normal harian 6.567 MT/hari,” ujar Ahad.

Selain BBM dan LPG, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga memastikan pasokan Avtur untuk kebutuhan penerbangan di 15 bandara yang tersebar di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. Pasokan Avtur dipastikan cukup untuk mendukung peningkatan mobilitas penumpang udara selama arus mudik dan arus balik.

"Untuk sektor Aviasi, kami juga telah menyiapkan pasokan Avtur dengan kapasitas yang memadai, terutama mengingat tingginya volume penerbangan selama arus mudik dan arus balik," kata Ahad.

Namun, konsumsi Avtur untuk penerbangan di Jatimbalinus kali ini diprediksi turun sebesar 6,1% dari rerata normal harian 3.316 KL/hari. Konsumsi ini mengalami penurunan dikarenakan tidak terdapatnya penerbangan komersil saat Hari Raya Nyepi di Bandara Ngurah Rai dan adanya cancel flight rute Timur Tengah. (VFZ)

Rekomendasi Berita