Menkes Sebut 28 Juta Warga Alami Gangguan Mental
- 21 Jan 2026 17:49 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin menyebut, sekitar 28 juta warga Indonesia diperkirakan mengalami masalah kesehatan mental. Angka tersebut merujuk pada data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan gangguan mental dialami sekitar satu dari delapan orang di dunia.
Menurut Menteri Kesehatan, estimasi tersebut menunjukkan bahwa persoalan kesehatan jiwa masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Ia menilai isu kesehatan mental perlu mendapat perhatian setara dengan penyakit fisik karena berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
Namun demikian, hasil skrining kesehatan mental yang dilakukan pemerintah melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) masih menunjukkan jumlah kasus yang relatif rendah. Kondisi ini, menurut Menkes, kemungkinan besar belum mencerminkan situasi sebenarnya di lapangan.
Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, rendahnya temuan kasus dapat disebabkan oleh keterbatasan deteksi dini serta masih adanya stigma di masyarakat terkait gangguan kesehatan jiwa. Akibatnya, banyak individu yang mengalami gangguan mental belum terdata secara optimal dalam layanan kesehatan.
Pemerintah terus mendorong penguatan layanan kesehatan mental, mulai dari peningkatan skrining, edukasi masyarakat, hingga integrasi layanan kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan kesadaran masyarakat.
Kementerian Kesehatan juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan tenaga kesehatan, untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah kesehatan mental. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting guna memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan jiwa yang mudah diakses dan berkelanjutan. (RD)