Bank Mandiri dan TNI Hadirkan Air Bersih di Sulamu

  • 10 Mar 2026 20:23 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Kolaborasi antara sektor perbankan dan TNI kembali menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Bank Mandiri bekerja sama dengan Korem 161/Wirasakti menghadirkan fasilitas sumur bor dan bak penampung air bersih di Kelurahan Sulamu, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang.

Fasilitas air bersih tersebut diresmikan oleh Bupati Kupang Yosef Lede bersama Komandan Korem 161/Wirasakti Hendro Cahyono. Kehadiran sarana air bersih ini diharapkan dapat membantu masyarakat setempat dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan apresiasi atas kerja sama antara Bank Mandiri dan TNI yang telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Kupang. Menurutnya, penyediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah.

Ia berharap kerja sama serupa dapat terus berlanjut sehingga lebih banyak wilayah di Kabupaten Kupang yang dapat memperoleh akses terhadap air bersih. Sementara itu, Danrem 161/Wirasakti Hendro Cahyono menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas sumur bor di Sulamu merupakan bagian dari program kerja sama antara TNI dan sejumlah perusahaan melalui program sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, hingga saat ini TNI bersama sejumlah BUMN telah membangun puluhan titik sumur bor dan bak penampung air bersih di wilayah Nusa Tenggara Timur. Hendro juga mengungkapkan bahwa dalam kegiatan peresmian tersebut pihaknya turut mengundang sejumlah perbankan lainnya seperti Bank Rakyat Indonesia, Bank Artha Graha Internasional, dan Bank NTT, dengan harapan semakin banyak pihak yang terlibat dalam program penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Dengan adanya kolaborasi antara perbankan, TNI, dan pemerintah daerah ini, diharapkan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan fasilitas dasar seperti air bersih dapat terus ditingkatkan, khususnya di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih. (DW)

Rekomendasi Berita