Bupati Kupang Hadiri Pengutusan dan Perhadapan Pendeta GMIT Oesao

  • 09 Mar 2026 16:10 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Bupati Kupang, Yosef Lede menghadiri ibadah pengutusan dan perhadapan pendeta yang berlangsung di Gereja Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Kasih Karunia Oesao, Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Minggu, 8 Maret 2026 pagi. Dalam ibadah tersebut dilaksanakan pengutusan Betsi Kristiana Hotty, S.Th, yang akan melayani di jemaat baru serta perhadapan Jahja Anderias Millu, S.P., S.Th, sebagai pendeta yang mulai melayani di Jemaat GMIT Kasih Karunia Oesao.

Dalam sambutannya, Bupati Kupang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pdt. Betsi Kristiana Hotty atas pengabdian dan pelayanan yang telah diberikan selama menggembalakan jemaat GMIT Kasih Karunia Oesao. Menurutnya, pelayanan yang dilakukan selama ini menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan rohani masyarakat Kabupaten Kupang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kupang, kami menyampaikan terima kasih kepada Pdt. Betsi karena sekian lama menggembalakan jemaat yang adalah masyarakat Kabupaten Kupang,” ujarnya.

Ia juga berharap pelayanan yang telah dilakukan di Jemaat Kasih Karunia Oesao dapat terus dilanjutkan di tempat tugas yang baru, yaitu di Jemaat GMIT Bethesda Tarus yang juga berada di wilayah Kabupaten Kupang. “Kami yakin dan percaya bahwa kemanapun Mama Betsy pergi, Tuhan yang mengantar, Tuhan menjaga, Tuhan menyertai dan Tuhan memberkati pelayanan Mama Betsy,” kata Yosef Lede.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kupang juga menyampaikan selamat melayani kepada Pdt. Jahja Anderias Millu yang mulai melayani di Jemaat GMIT Kasih Karunia Oesao. Ia berharap pendeta yang baru dapat melanjutkan berbagai hal baik yang telah dibangun oleh pendeta sebelumnya dalam kehidupan bergereja di jemaat tersebut.

Bupati Kupang juga menyoroti latar belakang pendidikan Pdt. Jahja Anderias Millu yang memiliki keilmuan di bidang pertanian. Menurutnya, hal tersebut menjadi potensi tambahan yang dapat mendukung pembangunan daerah, terutama karena Pemerintah Kabupaten Kupang telah menjalin kerja sama dengan GMIT dalam berbagai program ketahanan pangan.

“Kami sangat berharap bahwa selain melayani di gereja, Bapak Pendeta juga dapat turut berkolaborasi dengan pemerintah, khususnya dalam mendukung sektor pertanian di Kabupaten Kupang,” katanya.

Ia menambahkan bahwa wilayah Oesao dikenal sebagai daerah yang subur dengan masyarakat yang memiliki semangat kerja tinggi dalam mengelola lahan pertanian. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk terus menanam dan memperkuat ketahanan pangan.

“Kalau terjadi sesuatu, pangan-lah yang menyelamatkan kita. Jika ketahanan pangan kita kuat, maka kita akan tetap bertahan sekalipun menghadapi berbagai persoalan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Sinode GMIT Samuel Pandie, S.Th, dalam suara gembalanya menyampaikan terima kasih kepada Pdt. Betsi Kristiana Hotty atas pelayanan yang telah diberikan di jemaat tersebut. Ia juga mengajak jemaat untuk terus menjaga persekutuan dan mempersiapkan diri menyambut rangkaian perayaan Paskah.

Menurutnya, kehidupan bergereja harus terus dibangun dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. Hal ini dilakukan agar jemaat dapat saling menolong dan menjadi berkat bagi banyak orang.

Dalam kesempatan itu, Pdt. Betsi Kristiana Hotty menyampaikan terima kasih kepada seluruh jemaat GMIT Kasih Karunia Oesao yang telah menerima dan mendukung dirinya selama menjalani pelayanan. Ia mengaku jemaat tersebut telah menjadi keluarga selama masa pelayanannya.

“Orang bilang kami datang di keluarga dan siap untuk ditolak, tetapi cinta yang kami dapatkan di akhir pelayanan ini adalah cinta yang sangat besar dan tidak akan pernah saya lupakan kemanapun saya pergi,” ungkapnya. Ia juga berpesan kepada Pdt. Jahja Anderias Millu agar terus membangun jemaat dengan semangat kasih sebagaimana nama jemaat tersebut, Kasih Karunia.

Sementara itu, Pdt. Jahja Anderias Millu menyampaikan terima kasih kepada jemaat GMIT Kasih Karunia Oesao yang telah menerima dirinya sebagai pendeta yang baru. Ia mengakui bahwa melanjutkan pelayanan dari pendeta sebelumnya bukan hal yang mudah, namun ia berkomitmen melayani dengan kemampuan terbaik yang dimilikinya.

Turut hadir dalam ibadah tersebut Ketua DPRD Provinsi NTT Emiliana Nomleni, Kapolres Kupang Rudy Junus Jacob Ledo, Kepala Dinas Pariwisata Marthen Timate, Kasat Pol PP Kabupaten Kupang Adi Lona, Kabag Umum Mikhael Dimu Hau, Kabag Organisasi Feronika, Camat Kupang Timur Marina Ludji, serta Ketua Majelis Klasis Kupang Timur Pdt. Elmodan Naimasus bersama para jemaat dan undangan lainnya. (DW)

Rekomendasi Berita