Sinergi Ramadan Perkuat Zakat dan Kepedulian NTT

  • 19 Feb 2026 08:33 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Ramadan tahun ini menjadi momentum penting bagi penguatan gerakan zakat dan kepedulian sosial di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejumlah program disiapkan untuk menyasar kaum dhuafa dan anak yatim, sekaligus membangkitkan semangat umat dalam memaknai bulan suci secara lebih mendalam.

Kepala Rumah Zakat NTT, Babdul Rahman, menjelaskan bahwa secara nasional terdapat beberapa program unggulan Ramadan yang dijalankan. Di antaranya Buka Puasa Bersama, Santunan Ramadan, Wakaf Al-Qur’an, Zakat Fitrah, serta Iftar on the Street.

“Sasarannya adalah kaum dhuafa dan yatim piatu. Harapannya, program ini juga bisa dilaksanakan secara maksimal di wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya Kota Kupang,” ujarnya.

Babdul Rahman menjelaskan, Rumah Zakat merupakan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang bertugas menghimpun dan menyalurkan zakat kepada para mustahik atau pihak yang berhak menerima.

“Rumah Zakat sama seperti lembaga amil zakat lainnya yang telah disampaikan oleh pihak kementerian. Tugasnya menyalurkan zakat yang dikumpulkan kepada yang berhak, salah satunya yatim piatu dan kaum dhuafa,” katanya menjelaskan.

Sebagai lembaga yang baru hadir di Kota Kupang, Rumah Zakat menyadari pentingnya sosialisasi kepada masyarakat. Karena itu, pihaknya akan aktif melakukan silaturahmi ke kelompok-kelompok masyarakat maupun instansi-instansi dan non-swasta.

“Kita akan memaparkan program-program Rumah Zakat agar masyarakat tertarik menyalurkan zakatnya melalui kami. Harapannya, mulai dari pengumpulan hingga penyaluran zakat bisa tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Pembimbing Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, Achmad Alkatiri, S.Ag., menyampaikan bahwa pihaknya juga menggelar berbagai program Ramadan.

Saat diwawancarai RRI, Kemenag menjelaskan akan menghadirkan program kurma Ramadan, dialog Ramadan, serta program ‘Satu Ayat Satu Hari’. Di pertengahan Ramadan, direncanakan pula kegiatan Gebyar Ramadan.

Selain itu, Kemenag NTT juga berkolaborasi dengan Bank Indonesia dalam penyelenggaraan Festival Ramadan. Kegiatan tersebut akan diisi dengan berbagai lomba, rencana stand halal untuk pelaku UMK, serta sejumlah agenda sosial lainnya.

“Tujuan kegiatan ini adalah membangkitkan semangat umat untuk memahami dan memaknai Islam lebih dalam. Di sisi lain, kita juga ingin mendorong kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat NTT yang masih menghadapi kemiskinan ekstrem,” kata Achmad.

Pembimbing Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, Achmad Alkatiri, S.Ag., berbagi cerita kepada RRI Kupang terkait program-program yang akan dilaksanakan. (Dok.WN)

Ia menambahkan, kegiatan tersebut melibatkan seluruh lembaga terkait, termasuk Baznas dan sejumlah LAZ perwakilan di NTT. Dengan hadirnya Rumah Zakat, kini tercatat sembilan Lembaga Amil Zakat perwakilan di wilayah tersebut.

Sasaran utama program tetap ditujukan kepada kaum dhuafa. Sementara untuk lomba-lomba Ramadan, targetnya adalah para santri pondok pesantren, serta pelajar madrasah dan sekolah keagamaan lainnya di NTT.

“Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan sukses dan mampu mengubah pola pikir kita untuk bersama-sama membangun NTT menjadi lebih maju,” tuturnya.

Ramadan pun menjadi momentum memperkuat sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, perbankan, dan masyarakat demi menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi mereka yang membutuhkan.

Rekomendasi Berita