Ketika Sampah Mengusir Pembeli Dari Pasar Oesapa
- 31 Jan 2026 06:24 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang-Pagi belum sepenuhnya ramai di Pasar Oesapa, namun bau menyengat sudah lebih dulu menyapa. Di pinggiran jalan, tumpukan sampah kembali menggunung, padahal truk kebersihan baru saja mengangkutnya beberapa jam sebelumnya. Pemandangan ini menjadi keseharian yang melelahkan bagi pedagang dan petugas kebersihan.
Di seberang jalan, Petruk, pedagang salome, berdiri di balik gerobaknya. Ia kerap harus menjawab pertanyaan yang sama dari pembeli. “Makan di sini mas, tapi depan-depan sampah semua,” ujar petruk, menirukan ucapan yang sering ia dengar.
Bagi Petruk, sampah bukan sekadar masalah kebersihan, tetapi juga soal penghidupan. Musim hujan dan angin barat sudah lebih dulu mengurangi jumlah pembeli, ditambah lagi pemandangan sampah yang mengganggu selera makan.
“Pendapatan turun lebih dari setengah. Dulu bisa penuh, sekarang dapat seperempat saja sudah syukur,” tuturnya lirih.
Yang membuatnya semakin kesal, sampah tersebut bukan berasal dari pedagang atau warga sekitar. Ia menyebut banyak orang dari luar Oesapa sengaja datang pada malam hari untuk membuang sampah secara diam-diam.
“Kalau siang masih bisa ditegur, tapi malam orang buang pakai pickup. Pagi-pagi sudah tumpuk begini,” katanya.
Di sisi lain, petugas DLHK Kota Kupang juga menghadapi dilema yang sama. Frans Ragha, Pengawas DLHK, mengatakan timnya nyaris tak pernah berhenti bekerja mengangkut sampah di lokasi tersebut.
“Kami angkut pagi dan sore. Tapi tetap penuh lagi karena masyarakat buang sembarangan. Padahal ini bukan TPS,” kata Frans menjelaskan.
Menurutnya, lahan tersebut hanyalah lahan kosong milik warga yang sempat digunakan untuk menaruh kontainer sementara, bukan tempat pembuangan sampah resmi.
Baik Petruk maupun Frans memiliki harapan yang sama: kesadaran masyarakat. Mereka berharap warga dari luar Oesapa berhenti menjadikan kawasan pasar sebagai tempat pembuangan, agar pasar kembali bersih dan layak, bukan hanya untuk berdagang, tetapi juga untuk hidup.