Sekubal, Kuliner khas Identik dengan Sifat Keterbukaan Masyarakat Lampung

  • 20 Jul 2024 16:36 WIB
  •  Bandar Lampung


KBRN, Bandar Lampung : Sekubal identik dengan kemenangan. Sebuah cara selebrasi berkonsep penganan kuliner yang menjadi penanda ala masyarakat Lampung, bahwa tiap momen besar memang harus dirayakan.

Sajian hari lebaran yang akrab dengan masyarakat Lampung ini dibuat dari beras ketan yang dibalut dengan daun pisang lalu dikukus. Terbayang aroma dan rasa gurihnya jika dipadukan dengan rendang atau opor.

Sekubal kerap dihidangkan di acara-acara besar seperti perkawinan, khitanan, dan begawi adat.

Sekubal terbuat dari beras ketan yang diaron bersama dengan santan, daun salam, dan garam. Perbanding beras ketan dan santan masing-masing 1 kg:1 liter. Selanjutnya, beras ketan setengah matang itu dibungkus daun pisang berbentuk bulat memanjang dan dikukus selama 6 jam – 8 jam menggunakan api kecil. Lamanya perebusan menghasilkan segubal yang lebih lembut dan awet.

Sekubal dapat bertahan hingga satu minggu, jika disimpan di kulkas. Saat akan disantap, segubal terlebih dulu dikukus. Jika diletakkan pada suhu ruangan, maka segubal hanya bertahan tiga hari.

Pembuat Sekubal, Uwo Anggi (43), rutin membuat segubal untuk pesanan Hari Raya, acara khusus, maupun pesanan pejabat. Di luar rutinitas tahunan itu, Wo Anggi juga membantu penjualan segubal di pameran-pameran atau event kuliner lainnya. Segubal dapat disajikan bersama rendang, opor ayam, tape ketan hitam. Dan untuk harganya, Wo Anggi menjual satu porsi segubal seharga Rp15.000

Meski sebagai hidangan penutup, segubal mengandung filosofi yang menggambarkan budaya lokal.Oleh Karen aitu, sifat beras ketan yang lengket menggambarkan rasa kekeluargaan yang erat. Apalagi segubal biasa disantap bersama-sama saat Hari Raya.

Proses pembuatan sekubal membutuhkan waktu yang sangat lama, yaitu delapan hingga sepuluh jam. Segubal cocok disajikan bersama tape ketan dan bumbu rendang. Rasanya gurih dan mengenyangkan sehingga sering disajikan saat ada acara perayaan hari besar atau hajatan. Berikut ini cara membuat panganan Sekubal :

Bahan-bahan:

Garam secukupnya

1 kg ketan, cuci bersih, kukus

Santan dari 1 butir kelapa, rebus hingga berminyak

Daun pisang

Cara Membuat:

1. Ambil ketan dan kukus, kemudian Ketan yang sudah dikukus di letakkan dalam wadah,

2. Sirami santan dan beri sedikit garam.

3. Kukus lagi hingga matang.

4. Cetak dengan cetakan yang berukuran 16 cm tebal 1 cm.

5. Bungkus dengan daun pisang dan lalu susun berlapis-lapis, dan ikat dengan tali.

6. Rebus kurang lebih selama 2 jam. Angkat dan siap disajikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....