Mengenal Umbi Garut, Tanaman Pangan yang Bisa Diolah Menjadi Tepung Bebas Gluten

  • 29 Jul 2026 13:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Umbi garut adalah tanaman lokal Indonesia yang memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan nasional namun masih kurang populer dibandingkan singkong dan ubi jalar.
  • Kandungan pati tinggi dalam umbi garut membuatnya cocok dijadikan bahan baku berbagai olahan pangan dan produk pangan bernilai tambah.
  • Umbi garut telah lama dimanfaatkan sebagai bahan pangan di berbagai daerah Indonesia, menunjukkan pengakuan tradisional terhadap nilai gizinya.

RRI.CO.ID, Jakarta – Umbi garut belum sepopuler singkong maupun ubi jalar di Indonesia. Padahal, umbi lokal ini telah lama dimanfaatkan sebagai bahan pangan di berbagai daerah.

Melansir WikiPangan, ubi garut merupakan salah satu tanaman yang berpotensi mendukung ketahanan pangan lokal. Kandungan patinya yang tinggi membuat umbi ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku berbagai olahan pangan.

Umbi garut dikenal dengan kandungan patinya yang tinggi dan sering diolah menjadi tepung, yang disebut tepung garut. Jenis tepung ini digunakan untuk membuat kue dan bubur.

Tepung garut secara alami tidak mengandung gluten sehingga menjadi salah satu alternatif pengganti tepung terigu. Bahan ini juga dikenal mudah dicerna oleh tubuh.

Selain dijadikan tepung, umbi garut dapat diolah langsung menjadi biskuit, mi, hingga aneka kue tradisional. Rasanya yang cenderung netral membuatnya mudah dipadukan dengan berbagai bahan pangan.

Umbi garut berasal dari tanaman Maranta arundinacea yang tumbuh subur di daerah tropis. Tanaman ini telah lama dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai sumber pangan.

Pati umbi garut memiliki tekstur yang halus sehingga cocok digunakan sebagai bahan baku olahan pangan. Karakteristik tersebut menjadi salah satu keunggulan dibandingkan beberapa jenis umbi lainnya.

Meski memiliki berbagai potensi, pemanfaatan umbi garut masih belum sepopuler komoditas umbi lain. Budidayanya pun masih dilakukan dalam skala terbatas di beberapa daerah.

Pengembangan umbi garut dinilai dapat memperkaya pilihan bahan pangan berbasis tanaman lokal. Pemanfaatannya juga diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian.

Kini, umbi garut tidak hanya dikenal sebagai tanaman tradisional. Umbi ini mulai kembali dilirik sebagai salah satu sumber pangan lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan. (Rahmania Ulfah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....