Daging Sapi Bukan Sekadar Protein, Ini Manfaat dan Cara Memilihnya

  • 28 Mei 2026 14:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Daging sapi memiliki berbagai bagian dengan tekstur serta kegunaan berbeda sesuai jenis masakan
  • Kandungan protein, zat besi, vitamin B12, dan zinc pada daging sapi bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
  • Konsumsi daging sapi berlebihan berpotensi meningkatkan risiko beberapa penyakit sehingga perlu dibatasi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Daging sapi menjadi salah satu sumber protein hewani populer yang banyak dikonsumsi masyarakat di berbagai negara. Daging ini umumnya berasal dari otot sapi dan dinilai aman dikonsumsi dalam berbagai olahan makanan.

Dilansir dari laman Halodoc, daging sapi memiliki beragam bagian dengan karakteristik, tekstur, dan cita rasa berbeda. Perbedaan tersebut membuat setiap potongan daging cocok digunakan untuk teknik pengolahan serta jenis masakan tertentu.

Bagian utama daging sapi terdiri dari tenderloin, sirloin, rib eye, chuck, serta brisket yang sering dikonsumsi masyarakat. Setiap bagian mempunyai kandungan lemak, tekstur, dan serat berbeda sesuai kebutuhan proses memasak berbagai hidangan.

Tenderloin atau has dalam dikenal memiliki tekstur sangat empuk karena mengandung sedikit serat otot. Potongan daging tersebut umum digunakan untuk steak, sate, maupun dipanggang utuh dalam berbagai sajian makanan.

Sirloin atau has luar mempunyai tekstur lebih padat dibandingkan tenderloin, namun tetap terasa lezat ketika diolah. Bagian ini biasanya dimanfaatkan untuk steak, tumisan, hingga roast beef dengan cita rasa gurih khas daging sapi.

Rib eye berasal dari bagian iga sapi dengan kandungan lemak cukup tinggi sehingga menghasilkan rasa gurih kaya. Sementara chuck atau punuk memiliki banyak jaringan ikat sehingga cocok dimasak lama seperti rendang maupun semur.

Brisket atau sandung lamur berasal dari bagian dada sapi yang kaya kolagen dan menjadi empuk setelah dimasak lama. Potongan tersebut sering digunakan untuk barbecue, corned beef, sup, maupun hidangan berkuah dengan rasa khas gurih.

Daging sapi juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti protein, zat besi, vitamin B12, zinc, kreatin, serta karnosin. Kandungan nutrisi tersebut mendukung pembentukan sel darah merah, fungsi saraf, hingga membantu meningkatkan performa fisik tubuh.

Konsumsi daging sapi berlebihan disebut berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker kolorektal, serta diabetes tipe dua. Namun, konsumsi daging sapi tanpa lemak dalam jumlah wajar tetap dianggap aman sebagai bagian pola makan seimbang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....