Kerusuhan di Simpang Tamansari-Cikapayang, Polisi Amankan Sejumlah Orang
- 03 Mei 2026 07:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Bandung – Polisi mengamankan sejumlah orang menyusul kerusuhan di simpang Jalan Tamansari-Cikapayang, Bandung, yang terjadi pada Jumat 1 Mei 2026. Penindakan dilakukan setelah aksi perusakan fasilitas umum yang berlangsung sejak sore hingga malam hari.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, mengatakan ini merupakan bagian dari penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat. Namun, dia belum merinci jumlah maupun identitas orang yang diamankan karena penyidik masih mendalami kasus tersebut.
“Kami belum bisa menyampaikan detail identitas mereka,” ujarnya, Minggu 2 Mei 2026 dini hari. Demikian pula dengan barang bukti maupun peran dari mereka yang diamankan itu.
Rudi menambahkan polisi telah mengantongi sejumlah bukti awal yang mengarah pada keterlibatan para terduga pelaku. Menurut dia, bukti tersebut akan menjadi dasar dalam proses hukum lanjutan.
Rudi mengatakan tindakan penegakan hukum dilakukan karena aksi yang berlangsung telah mengarah pada tindak kriminal, bukan sekadar penyampaian aspirasi. “Proses hukum akan terus berjalan melalui pemeriksaan lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Kapolda menegaskan kelompok yang terlibat kerusuhan tersebut bukan bagian dari aksi penyampaian pendapat. Mereka diduga merusak sejumlah fasilitas umum seperti lampu lalu lintas, kamera pengawas, pos polisi, dan videotron.
Bahkan, kelompok berpakaian serba hitam tersebut juga diduga membakar sejumlah kios pedagang kecil. “Ini merupakan perbuatan criminal, sehingga kami berkewajiban melindungi warga Kota Bandung,” katanya.
Saat terjadi aksi massa, aparat gabungan yang terdiri dari polisi, TNI, serta pemerintah daerah dikerahkan untuk menjaga situasi. Menurut Rudi, polisi masih mendalami latar belakang kelompok yang terlibat dalam kericuhan tersebut.
Proses identifikasi dilakukan berdasarkan ciri-ciri serta pola aksi yang muncul di lapangan. “Dari hasil sementara, aksi tersebut tidak berkaitan dengan penyampaian aspirasi tetapi murni perusakan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....