IHSG Dibuka Turun, Analis Perkirakan Cenderung Melemah
- 22 Agt 2024 10:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menurun dalam pembukaan perdagangan pagi ini ke level 7.531. Pada penutupan, Rabu, (21/8/2024). IHSG naik 0,27 persen (20 poin) ke level 7.554.
"Pergerakan IHSG diperkirakan sideways (stagnan) cenderung melemah hari ini. Level support IHSG di rentang 7.500-7.457, dan level resist IHSG di rentang 7.594-7.600," kata Head of Research Retail BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam analisisnya, Kamis (22/8/2024).
Baca Juga: IHSG Ditutup Melesat ke Level 7.554
Sementara bursa saham Amerika Serikat di Wall Street menguat pada Rabu kemarin. Tetapi bursa saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas melemah.
"Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu, Investor mengurai penurunan data pekerjaan. Mereka juga mencermati rilis risalah pertemuan terbaru The Fed yang memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga pada September," ujar Fanny.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,14 persen dan S&P 500 naik 0,42 persen. Indeks Nasdaq Composite juga naik 0,57 persen.
The Fed telah merilis risalah kebijakan moneter dari pertemuan bulan Juli. Risalah itu menunjukkan anggota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memilih untuk mempertahankan suku bunga utama.
"Mereka sedang mempersiapkan Simposium Ekonomi Jackson Hole yang diadakan pada hari Kamis ini. Gubernur The Fed Jerome Powell dijadwalkan akan berbicara pada hari Jumat dalam simposium itu," ucap Fanny.
Bursa Asia sebagian melemah pada perdagangan Rabu, ditandai penurunan Indeks Nikkei 225 Jepang sebesar 0,29 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,80 persen dan Taiex Taiwan turun 0,85 persen.
Sementara Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,17 persen dan ASX 200 Australia naik 0,16%. Straits Times Singapura juga menguat 0,10 perse, tetapi FTSE Malaysia KLCI turun 0,45 persen.
"Pelemahan bursa Asia mengikuti koreksi di Wall Street. Saham di Jepang jatuh karena yen yang lebih kuat merugikan eksportir," kata Fanny.
Pelaku pasar di Jepang menantikan pidato Gubernur Bank of Japan (BoJ) di hadapan parlemen pada Jumat pekan ini. Di Asia, bank sentral di Indonesia (BI) dan Thailand (BoT) mempertahankan suku bunga dalam rapat dewan gubernur kemarin.
Kedua Bank Sentral itu mempertimbangkan ketidakpastian atas transisi politik. Selain itu, menunggu pelonggaran kebijakan moneter The Fed.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....