Rupiah Turun Usai BI Tahan Suku Bunga
- 20 Jun 2024 16:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah turun pada penutupan perdagangan Kamis (20/6/2024) sore. Menurut Bloomberg, rupiah melemah 0,40 persen atau 65 poin ke posisi Rp16.430 per dolar Amerika Serikat (AS).
Anjloknya rupiah terjadi setelah Bank Indonesia (BI) mengumumkan tetap mempertahankan tingkat suku bunga BI-Rate pada posisi 6,25 persen. "BI memperkirakan ekonomi global tumbuh 3,2 persen pada 2024," kata analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi.
Menurut dia, prediksi ini lebih tinggi dari perkiraan pasar sebelumnya. "Pertumbuhan ekonomi India dan Tiongkok yang lebih baik mempengaruhi prediksi tersebut," ucapnya.
Baca juga: Pengumuman BI Hari Ini Diprediksi Meredam Gejolak Rupiah
Meski begitu, ketidakpastian pasar keuangan global tetap tinggi di tengah prospek perekonomian dunia yang lebih kuat. Menurut Ibrahim, pelaku pasar masih menunggu lebih banyak petunjuk kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS).
Keputusan bank-bank sentral dunia pada bulan ini memang menjadi perhatian pasar. Bank of England akan mengadakan rapat umum, tetapi bank sentral Inggris ini diperkirakan tidak mengubah kebijakan suku bunganya.
Bank sentral Swiss dan Norwegia juga akan mengumumkan kebijakannya Kamis (20/6/2024) waktu setempat. Sebagian besar ekonom pada jajak pendapat Reuters memperkirakan bank sentral Eropa mulai menurunkan suku bunga pada Agustus 2024.
"Namun, pasar hanya melihat peluang 30 persen untuk penurunan suku bunga pada Agustus," ujar Ibrahim. Diperkirakan kemungkinan besar itu akan berlangsung pada September atau November 2024.
Pasar memperkirakan Bank of England akan melonggarkan suku bunga hingga 43 basis poin tahun ini. Sedangkan bank sentral Swiss diperkirakan menurunkan suku bunga utamanya sebesar 25 basis poin.
Sementara itu, bank sentral Norwegia kemungkinan tidak akan mengubah kebijakan suku bunga utamanya. Berbeda dengan The Fed yang mengisyaratkan akan menurunkan suku bunga hanya sekali tahun ini tanpa menyebut kapan waktunya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....