Rupiah Berisiko Melemah Lagi setelah Pengumuman The Fed

  • 13 Jun 2024 09:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Rupiah masih berpotensi melemah hari ini, setelah pengumuman sikap The Fed. Rupiah ditutup turun tipis 0,02 persen ke posisi Rp16.295 per dolar AS, Rabu pekan ini.

"Ada potensi rupiah masih melemah hari ini terhadap dolar AS. Dipicu oleh sikap The Fed semalam yang terlihat enggan untuk memangkas suku bunga acuannya," kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, Kamis (13/6/2024).

Baca juga: Rupiah Ditutup Turun Tipis 0,02 Persen

Ariston menambahkan, selain itu, tingkat inflasi di Amerika Serikat masih belum menuju ke target dua persen. Proyeksi The Fed terkait suku bunga juga belum pasti kapan akan melakukan pemangkasan.

"Proyeksi Fed yang dirilis dini hari tadi memperlihatkan suku bunga acuan dipangkas hanya sebesar 25 basis poin di 2024. Artinya hanya sekali di tahun ini, lebih rendah dari perkiraan pasar sebanyak dua kali pemangkasan," ucap Ariston.

Ia menilai, sikap The Fed ini bisa mendorong penguatan dolar AS lagi terhadap nilai tukar lainnya. Termasuk mata uang rupiah.

Hasil pertemuan The Fed yang diumumkan Kamis dini hari waktu Indonesia memutuskan mempertahankan suku bunga sebesar 5,25-5,5 persen. Ketua The Fed Jerome Powell mengisyaratkan belum percaya diri menurunkan suku bunga, meski inflasi melandai, tapi masih di atas 2 persen.

"Peluang pelemahan rupiah hari ini ke arah Rp16.350. Sedangkan potensi support di sekitar Rp16.250 per dolar AS," ujar Ariston menutup analisisnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....