Pagi Ini, Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS
- 29 Sep 2026 10:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.30 WIB, rupiah turun 0,12 persen atau 22 poin menjadi Rp18.000 per dolar AS
- Nilai tukar rupiah akan menguji rentang Rp18.075-Rp18.127 per dolar AS
- pelemahan rupiah disebabkan oleh indeks dolar AS yang bergerak menguat, hari ini indeks dolar AS berada di level 101,21
RRI.CO.ID, Jakarta - Nilai tukar rupiah akhirnya tembus level 18.000 rupiah terhadap dolar AS dalam pembukaan perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.30 WIB, rupiah turun 0,12 persen atau 22 poin menjadi Rp18.000 per dolar AS .
Pada penutupan perdagangan hari Senin kemarin, rupiah merosot 0,42 persen ke posisi Rp17.978 per dolar AS. Pergerakan rupiah sepanjang hari ini diprakirakan melemah, tapi masih ada peluang untuk menguat.
"Dari sisi teknikal, kami masih mencermati akan adanya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS," kata Analis Pasar Uang dan Pasar Modal dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, Selasa, 29 September 2026. Menurutnya, rupiah akan menguji rentang Rp18.075-Rp18.127 per dolar AS.
Namun, Herditya melihat ada peluang penguatan rupiah dalam jangka pendek. Peluang penguatan rupiah di rentang Rp17.960-Rp17.994 per dolar AS.
Menurutnya, pelemahan rupiah disebabkan oleh indeks dolar AS yang bergerak menguat. Hari ini indeks dolar AS berada di level 101,21 menguat tipis 0,05 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Penguatan dolar AS seiring dengan tingkat imbal hasil obligasi AS yang tinggi di level 5,2 persen untuk tenor 10 tahun. Sedangkan imbal hasil tenor dua tahun berada di level 4,91 persen.
Dalam jangka pendek, tambah Herditya, pelemahan rupiah akan berdampak negatif. Utamanya terhadap para emiten di pasar modal yang memiliki utang dan biaya operasional dalam bentuk mata uang dolar AS.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....