Perry Warjiyo Ucapkan Selamat dan Harapan pada Dewan Gubernur BI yang Baru
- 01 Sep 2026 15:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gubernur BI periode 2018-2026, Perry Warjiyo secara pribadi menyampaikan ucapan selamat pada para pimpinan baru Bank Indonesia (BI)
- Perry juga menyampaikan harapannya pada Dewan Gubernur BI yang baru dalam menjalankan mandat Bank Indonesia
- Rapat Paripurna DPR hari ini mengesahkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior dan dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur BI periode 2018-2026, Perry Warjiyo secara pribadi menyampaikan ucapan selamat pada para pimpinan baru Bank Indonesia (BI). Rapat Paripurna DPR RI hari ini, mengesahkan penetapan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Begitu pula dengan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior dan dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur. Ketiganya akan menjabat selama untuk 2026-2031.
“Saya berharap Dewan Gubernur yang baru mampu memperkuat mandat Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas. Serta turut mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tengah gejolak global yang masih berlanjut,” kata dalam pesan tertulis, Selasa, 1 September 2026.
Perry juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan padanya selama ini. Utamanya dalam menjalankan tugas-tugas BI sesuai Undang-Undang dan ketentuan yang berlaku.
“Semoga Tuhan YME senantiasa melimpahkan rahmat dan perlindungan bagi Bank Indonesia. Dalam menjalankan mandatnya bagi kemajuan perekonomian nasional,” ucap Perry menutup pesannya.
Sementara itu, Gubernur BI yang baru Destry Damayanti mengatakan, akan melanjutkan kebijakan yang baik dan sesuai dengan perkembangan zaman. “Jadi kebijakan itu memang sangat tergantung dengan kondisi yang sedang terjadi, dimana ketidakpastian global masih tinggi,” ujarnya usai Rapat Paripurna.
Destry menyatakan, stabilitas tetap menjadi prioritas, mulai dari stabilitas nilai tukar rupiah hingga inflasi. Sehingga dapat menciptakan iklim ekonomi yang kondusif,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....