IHSG Bergerak Fluktuatif, Ditutup di Posisi 6.351 pada Akhir Sesi I

  • 06 Agt 2026 14:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • IHSG ditutup menguat tipis 0,22 poin di posisi 6.351 pada sesi I perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di posisi 6.351 pada akhir sesi I perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026. Indeks terpantau menguat tipis 0,22 poin setelah sempat turun ke posisi terendah sesi I, yakni 6.324.

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 274 saham naik, 333 saham turun, dan 184 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 34,72 miliar saham dengan nilai transaksi Rp10,36 triliun.

Dari sisi eksternal, kabar baik datang dari harga minyak yang terus turun. Saat ini harga minyak Brent turun hingga di bawah USD80 per barel.

Namun, ketidakpastian dibukanya jalur Selat Hormuz kembali menjadi sentimen negatif yang membayangi. Kemudian tingkat penyerapan tenaga kerja di Amerika Serikat (AS) juga menunjukan pelambatan.

Dari dalam negeri, analis menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29 persen pada kuartal II 2026. “Ini menunjukkan fundamental ekonomi domestik masih cukup kuat, meski melambat dibanding kuartal sebelumnya,” kata Tim Pilarmas Investindo.

Menurut Tim Phintraco, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan menguji level 6.370-6.400. Sentimen positif pasar didorong membaiknya indikator ekonomi domestik, meredanya ketegangan Timur Tengah, dan optimisme terhadap emiten.

Demikian pula dengan beberapa indikator ekonomi domestik yang membaik dan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Investor juga merasa optimistis dengan kinerja emiten yang juga menjadi faktor yang mendorong penguatan indeks.

Pada sesi pertama, saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar TMPO, JGLE, PDES, MDIA, IATA. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar TALF, BACH, TIRA, TGUK, BTEK.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....