IHSG Dibuka Menguat Tipis ke Level 5.934,71
- 13 Jul 2026 09:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- IHSG dibuka menguat 10,35 poin atau 0,17 persen ke level 5.934,71 pada perdagangan Senin, 13 Juli 2026.
- Sentimen positif datang dari meredanya kekhawatiran kenaikan suku bunga global, stabilnya harga minyak, dan penguatan Wall Street.
- Analis memproyeksikan IHSG bergerak mixed dengan perhatian pasar tertuju pada rupiah dan aliran dana asing.
RRI.CO.ID, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan Senin, 13 Juli 2026. Pada sesi pembukaan, IHSG berada di level 5.934,71.
Posisi tersebut naik 10,35 poin atau 0,17 persen dibandingkan penutupan Jumat, 10 Juli 2026, yang berada di level 5.924,36. Penguatan ini melanjutkan tren positif setelah IHSG pada akhir pekan lalu ditutup menguat 11,92 poin atau 0,20 persen.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. Meski demikian, pelaku pasar tetap diminta mewaspadai potensi koreksi jangka pendek.
"Kami memperikaran IHSG berpeluang menguji area 6.083 hingga 6.203 apabila momentum penguatan berlanjut. Namun, terdapat potensi koreksi menuju kisaran 5.752 hingga 5.797," ujarnya dalam analisis hariannya, Senin, 13 Juli 2026.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak pada area support 5.486 dan 5.317. Sementara level resistance diperkirakan berada di kisaran 6.007 dan 6.286.
Ia juga merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati pelaku pasar. Diantaranya yakni ARCI, BMRI, MINA, dan TAPG.
Sementara itu, Tim Pilarmas Investindo Sekuritas menilai IHSG masih berpotensi menguat secara terbatas pada perdagangan hari ini. Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak pada rentang support 5.640 dan resistance 6.000.
Riset harian FAC Sekuritas menyebut penguatan IHSG pada akhir pekan lalu didorong meredanya kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga global. Kondisi tersebut menjaga stabilitas arus modal ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.
"Selain itu, sentimen domestik juga dinilai cukup solid seiring tingginya aktivitas penawaran umum perdana saham atau IPO. Aksi beli selektif pada saham-saham blue chip yang sudah terkoreksi juga turut menopang pergerakan pasar," katanya dalam risetnya.
Dari sektor riil, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo mencatat penjualan mobil secara wholesales pada Juni 2026 mencapai 77.555 unit. Angka tersebut meningkat 33 persen secara tahunan dan naik 12 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Dengan capaian tersebut, total penjualan mobil nasional sepanjang semester pertama 2026 mencapai 436.567 unit atau tumbuh 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Realisasi tersebut telah mencapai 51 persen dari target penjualan Gaikindo tahun ini sebesar 850 ribu unit.
Sentimen positif juga datang dari bursa global. Pada akhir pekan lalu, indeks Dow Jones menguat 0,29 persen, S&P 500 naik 0,42 persen, dan Nasdaq bertambah 0,29 persen.
Penguatan Wall Street didorong optimisme investor menjelang musim laporan keuangan emiten di Amerika Serikat. Selain itu, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI juga kembali menjadi perhatian pasar.
Meredanya kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga The Fed setelah harga minyak dunia mulai stabil turut memberikan sentimen positif. Kondisi tersebut membantu penguatan sektor perbankan dan manufaktur di pasar global.
FAC Sekuritas memperkirakan IHSG pada perdagangan hari ini cenderung bergerak mixed. Pelaku pasar diperkirakan masih akan mencermati pergerakan nilai tukar rupiah dan tekanan jual dari investor asing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....