Satgas PASTI Bongkar Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN
- 08 Jun 2026 09:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Produk simpanan yang ditawarkan menjanjikan bunga hingga 4,17 persen per bulan.
- Satgas PASTI mengungkap praktik penghimpunan dana tanpa izin oleh Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN).
- Ketua Koperasi BLN ditangkap terkait dugaan penghimpunan dana ilegal.
RRI.CO.ID, Jakarta – Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) mengungkap praktik penghimpunan dana tanpa izin. Aktivitas tersebut dilakukan oleh Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN).
Pengungkapan dilakukan melalui serangkaian investigasi yang melibatkan sejumlah instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk menindak dugaan aktivitas keuangan ilegal yang merugikan masyarakat.
Satgas PASTI menyebut pemeriksaan dilakukan bersama sejumlah anggota satgas. Di antaranya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Polda Jawa Tengah, dan Dinas Koperasi Jawa Tengah.
Selain itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Tengah juga terlibat. Pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri aktivitas penghimpunan dana yang dijalankan koperasi tersebut.
Badan Intelijen Negara (BIN) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) turut melakukan profiling. Kedua lembaga juga menelusuri aliran dana serta potensi dampaknya bagi masyarakat.
Melalui koordinasi lintas lembaga, penanganan kasus berlanjut hingga tahap penangkapan tersangka. Ketua Koperasi BLN, Nicholas Nyoto Prasetyo, diduga menghimpun dana masyarakat tanpa izin.
Satgas PASTI mengungkap salah satu produk yang ditawarkan menjanjikan bunga tinggi. Imbal hasil yang dijanjikan mencapai 4,17 persen setiap bulan.
Menurut Satgas PASTI, keberhasilan pengungkapan kasus ini menunjukkan pentingnya sinergi antarlembaga. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci memberantas aktivitas keuangan ilegal.
Satgas PASTI mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap tawaran investasi mencurigakan. Terutama yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat.
Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan indikasi aktivitas keuangan ilegal. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kerugian yang lebih besar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....