IHSG Ditutup Melemah di Level 6.723 Hari Ini
- 13 Mei 2026 16:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 13 Mei 2026.
- Pada akhir sesi II, IHSG berada di level 6.723,32 atau turun sebesar 135,6 poin (1, 98 persen).
- Sejak awal perdagangan, IHSG bergerak di zona merah setelah dibuka pada level 67,63.
RRI.CO.ID, Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 13 Mei 2026. Pada akhir sesi II, IHSG berada di level 6.723,32 atau turun sebesar 135,6 poin (1, 98 persen).
Sejak awal perdagangan, IHSG bergerak di zona merah setelah dibuka pada level 67,63. Indeks juga sempat menyentuh posisi terendah di level 6.705 sebelum akhirnya ditutup melemah.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif dan cenderung di area negatif. Sebanyak 416 saham melemah, 239 saham menguat, dan 163 saham stagnan.
Nilai transaksi tercatat mencapai Rp19,3 triliun. Sementara volume perdagangan mencapai 38,38 miliar lembar saham dengan frekuensi lebih dari 2,2 juta kali transaksi.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, diperkirakan masih melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini. Pada Selasa kemarin, IHSG ditutup turun 0,68 persen ke level 6.858,90.
| Baca juga: IHSG Sesi I Dibuka Turun ke Level 6757,38 |
Ia menyebut, penurunan tersebut disertai aksi jual bersih investor asing sebesar Rp799 miliar. Saham yang paling banyak dilepas asing yakni ANTM, BMRI, CUAN, DSSA, dan BBRI.
“IHSG berpotensi open gap down atau dibuka lebih rendah dari penutupan sebelumnya. Potensi itu untuk menguji level support di area 6.600-6.700," ujarnya pada Rabu, 13 Mei 2026.
Menurut Fanny, kondisi tersebut dipengaruhi hasil MSCI Review yang diumumkan semalam. Meski begitu, IHSG dinilai masih berpotensi rebound (berbalik menguat) setelah menyentuh area support.
Fanny memprakirakan IHSG bergerak pada level support 6.600 hingga 6.700. Sementara level resistansi diperkirakan berada di kisaran 6.950 hingga 7.020.
Sementara itu, penyedia indeks global MSCI mengumumkan hasil review indeks saham periode Mei 2026. Dalam hasil review tersebut, tidak ada saham Indonesia yang masuk ke jajaran MSCI Global Standard Indexes.
Namun, terdapat enam emiten yang dikeluarkan dari MSCI Global Standard. Selain itu, terdapat 13 saham yang keluar dari MSCI Small Cap Index.
Perubahan indeks tersebut akan diterapkan pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026. Kebijakan tersebut mulai berlaku efektif pada 1 Juni 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....