IHSG Sesi I Dibuka Turun ke Level 6757,38

  • 13 Mei 2026 09:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • IHSG dibuka turun signifikan pada Rabu, 13 Mei 2026 ke level 6.767,38 atau 1,48 persen dibandingkan pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya.
  • Sentimen negatif pasar dipicu pelemahan rupiah dan hasil MSCI Review, termasuk tidak adanya penambahan saham Indonesia di MSCI Global Standard serta keluarnya enam emiten dari indeks tersebut.

RRI.CO.ID, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk pada pembukaan perdagangan Rabu, 13 Mei 2026. Pada awal sesi pertama, IHSG tercatat berada di level 6757,38 atau turun 101,525 poin (1,48 persen) dibandingkan sebelumnya.

Pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya, IHSG anjlok ke level 6.858,90. Pelemahan rupiah serta antisipasi penurunan bobot indeks MSCI menjadi sentimen negatif terhadap pergerakan pasar domestik.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, sudah memperkirakan IHSG dibuka lebih rendah dari penutupan sehari sebelumnya. “Potensi tersebut untuk menguji level support di area 6.600-6.700,” ujarnya, Rabu, 13 Mei 2026.

Menurut Fanny, hal itu disebabkan efek MSCI Review yang diumumkan Selasa 12 Mei 2026 malam. “Namun, setelah menyentuh level support, IHSG secara teknikal berpotensi rebound atau berbalik menguat,” ucapnya.

Fanny memprakirakan IHSG ini akan bergerak pada level support di rentang 6.600-6.700. Sedangkan pada level resistansi diperkirakan berada pada rentang 6.950-7.020

Penyedia indeks global MSCI telah mengumumkan hasil review indeks saham untuk Mei 2026. Disebutkan terkait pasar modal Indonesia, tidak ada saham yang ditambahkan dalam jajaran MSCI Global Standard Indexes.

Namun, ada enam emiten yang dikeluarkan dari indeks MSCI Global Standard. Kemudian satu saham yang dikeluarkan dari MSCI Global Standard masuk ke indeks MSCI Small Cap.

Di sisi lain, ada 13 saham yang dikeluarkan dari MSCI Small Cap Index. Perubahan indeks ini diterapkan pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026 dan mulai berlaku 1 Juni 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....