The Fed Tahan Suku Bunga 3,5 hingga 3,75 Persen, Powell Sebut Kebijakan Sudah Tepat

  • 30 Apr 2026 09:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bank sentral AS, The Fed, mempertahankan tingkat suku bunga pada kisaran 3,5 hingga 3,75 persen untuk menjaga stabilitas inflasi.

RRI.CO.ID, Jakarta – Bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed), secara resmi mempertahankan tingkat suku bunga acuannya. Rapat pimpinan lembaga tersebut menetapkan suku bunga dana federal tetap di kisaran 3,5 hingga 3,75 persen.

Ketua The Fed, Jerome Powell, menyatakan kebijakan saat ini tepat untuk mencapai target inflasi dua persen. Pernyataan resmi tersebut disampaikannya usai rapat Federal Open Market Committee (FOMC), Rabu, 29 April 2026 waktu setempat.

Powell menegaskan komitmen kolektif para pejabat untuk menjalankan misi pelayanan publik meskipun terdapat perbedaan pandangan. "Proses kolaboratif dan deliberatif ini mencerminkan komitmen bersama untuk menemukan titik temu dalam misi pelayanan publik," katanya.

Hasil pemungutan suara menunjukkan delapan anggota mendukung keputusan tersebut dan empat lainnya menyatakan keberatan secara terbuka. Ketidaksepakatan ini merupakan fenomena pertama di internal bank sentral tersebut bulan Oktober 1992.

Anggota Dewan Gubernur The Fed, Stephen Miran, memberikan suara berbeda karena mendukung penurunan suku bunga hingga 0,25 persen. Namun, tiga pejabat lain menolak isyarat yang menunjukkan bahwa bank sentral akan melonggarkan kebijakan di masa depan.

Gubernur The Fed Cleveland, Beth Hammack dan pejabat The Fed Minneapolis, Neel Kashkari, menolak bias pelonggaran tersebut. Presiden The Fed Dallas, Lorie Logan, juga tidak mendukung penyertaan arah kebijakan yang melonggar dalam pernyataan resmi komite.

Mereka menilai ketidakpastian saat ini sangat tinggi akibat konflik di Timur Tengah. Pihak bank sentral kemudian menambahkan penekanan khusus mengenai risiko perang tersebut ke dalam kalimat pernyataan resmi mereka.

Menurut Powell, perbedaan pendapat ini mencerminkan pergerakan komite menuju posisi kebijakan moneter yang lebih netral. “Saya telah mengatakan tidak akan meninggalkan dewan sampai penyelidikan ini benar-benar selesai dengan transparansi dan kepastian,” ujarnya.

Powell juga mengonfirmasi rencananya untuk tetap bertahan sebagai anggota Dewan Gubernur. "Saya akan pergi ketika saya rasa itu tepat," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....