IHSG Dibuka di Zona Hijau, Naik ke Level 7.128,47 pada Selasa 28 April 2026

  • 28 Apr 2026 09:27 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • IHSG dibuka menguat 0,31 persen ke level 7.128,47 pada awal perdagangan Selasa, 28 April 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat naik pada pembukaan perdagangan Selasa 28 April 2026. Pada awal sesi pertama, IHSG tercatat berada pada level 7.128,47, naik 21,95 poin (0,31 persen) dibandingkan sehari sebelumnya.

Pada penutupan perdagangan Senin 27 April 2026, IHSG terkoreksi 0,32 persen ke level 7.106,52. Menurut data RTI, sebanyak 408 saham menguat, 264 saham terkoreksi, dan 147 saham stagnan.

Net sell (jual bersih) oleh investor asing mencapai Rp2,01 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BMRI, BBRI, ANTM, dan ASII.

Namun, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, mengatakan IHSG berpotensi terkoreksi kembali. “IHSG akan bergerak pada rentang 6.900-7.000 untuk level support dan berfluktuasi pada rentang 7.200-7.250 untuk level resistensi,” ujarnya.

Fanny menambahkan bursa saham utama Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Asia-Pasifik cenderung menguat. Sentimen pasar masih dipengaruhi konflik AS-Iran yang belum jelas kelanjutannya.

“Penguatan terjadi di tengah sikap investor yang cenderung mengabaikan sementara kebuntuan pembicaraan damai Washington dan Teheran,” ujarnya. Indeks S&P 500 naik tipis 0,12 persen, Nasdaq Composite menguat 0,20 persen, dan Dow Jones Industrial Average turun 0,13 persen.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menegaskan belum ada rencana pertemuan dengan pihak Washington. Sedangkan Presiden AS, Donald Trump, semakin tidak sabar menghadapi Iran, tetapi belum jelas mau melakukan apa terhadap seterunya itu.

Di kawasan Asia Pasifik, indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,38 persen dan CSI 300 Tiongkok naik moderat 0,03 persen. Indeks Taiex Taiwan melesat 1,76 persen, Kospi Korea Selatan meningkat 2,15 persen, dan ASX 200 Australia turun 0,23 persen.

Menurut Fanny, bursa Asia mayoritas menguat setelah Axios melaporkan Iran telah menawarkan proposal baru. “Terutama terkait pembukaan kembali Selat Hormuz, sedangkan negosiasi nuklir akan ditunda ke tahap selanjutnya,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....