Prakiraan IHSG Hari Ini, Masih Berisiko Terkoreksi setelah Anjlok di Akhir Pekan

  • 27 Apr 2026 08:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini akan menguji level psikologis 7.000. Setelah pada Jumat kemarin, IHSG ditutup merosot hingga 3,38 persen
  • Blokade Selat Hormuz dan harapan negosiasi Aas-Iran yang tak terwujud menjadi sentimen negatif
  • Lembaga pemeringkat Moody's mempertahankan peringkat utang Indonesia di level Baa2, satu tingkat di atas investment grade. Sedangkan outlook nya direvisi dari stabil menjadi negatif

RRI.CO.ID, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini akan menguji level psikologis 7.000. Setelah pada Jumat kemarin, IHSG ditutup merosot hingga 3,38 persen ke level 7.129,49.

Anjloknya IHSG di akhir pekan diserta aksi jual saham oleh investor asing. Net sell ( jual bersih) saham oleh investor asing mencapai lebih dari Rp3 triliun.

Saham-saham yang paling banyak dijual asing sebagian besar saham perbankan. Yakni BBCA, BMRI, TLKM dan ENRG.

"IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi menguji level psikologis di 7.000. Blokade Selat Hormuz dan harapan negosiasi Aas-Iran yang tak terwujud menjadi sentimen negatif," kata Tim Analis Phintraco Sekuritas, Senin, 27 April 2026.

Para investor menurut Tim Phintraco, masih akan mencermati kelanjutan konflik AS-Iran. Pelaku pasar juga menunggu kebijakan suku bunga The Fed, bank sentral Eropa, bank sentral Inggri dan bank sentral Jepang.

"Sementara itu, lembaga pemeringkat Moody's mempertahankan peringkat utang Indonesia di level Baa2, satu tingkat di atas investment grade. Sedangkan outlook nya direvisi dari stabil menjadi negatif," ucap Tim Phintraco.

Di dalam negeri, para investor juga masih akan mencermati dampak konflik di Timur Tengah terhadap prospek ekonomi domestik. "Termasuk perkembangan depresiasi rupiah, potensi inflasi dan kemungkinan melebarnya defisit APBN 2026," ujar Tim Phintraco.

Sementara itu Tim Analis BNI Sekuritas memprakirakan IHSG akan menguat terbatas. "IHSG berpotensi short term teknikal rebound hari ini ke 7.250," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman.

Namun Fanny mengingatkan, setelah rebound, IHSG berisiko terkoreksi kembali. IHSG diprakirakan akan bergerak di rentang 7.000-7080 di level support dan 7.200-7.250 untuk level resistansi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....