Pemerhati Nilai Fenomena Pembayaran Digital akan Terus Berkembang
- 09 Mei 2023 11:21 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Pemerhati ekonomi dari Universitas Jember Adhitya Wardhono, PhD menyatakan, fenomena pembayaran berbasis non tunai akan berkembang. Hal itu karena inovasi digitalisasi terjadi dengan cepat.
“Fenomena pembayaran digital tidak hanya masuk ruang domestik, tetapi internasional. Namun, tingkat kemampuan digital masih rendah, inilah yang dipercepat Bank Indonesia, konektivitas antar negara bisa terjadi,” katanya saat berbincang dengan Pro3 RRI, Selasa (9/5/2023).
Menurutnya, terdapat problem QRIS antara negara yakni literasi keuangan masyarakat yang berbeda. Sehingga perbedaan ini harus dinetralisir secara masif.
“Punya masalah mendasar inklusi keuangan masif di masyarakat tidak semua terhubung dengan internet. Itu masih infrastruktur digitalnya belum pemahamannya, sehingga masih perlu dirawat,” katanya.
Presiden Joko Widodo mengatakan ekonomi dan keuangan digital di Indonesia bisa dioptimalkan. Yaitu sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Menurutnya pangsa pasar ekonomi digital RI sangat besar yakni sekitar 40 persen. Yaitu dari total transaksi ekonomi digital ASEAN dan Indonesia bisa terus berperan sebagai pemain utama di ASEAN.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....