Literasi Keuangan Syariah Diperkuat, OJK Gandeng Berbagai Pihak
- 04 Apr 2026 11:46 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya ini dilakukan dalam rangkaian kegiatan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya ini dilakukan dalam rangkaian kegiatan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, saat penutupan GERAK Syariah 2026 di Jakarta, Kamis, 2 April 2026. Ia menyebut sektor keuangan syariah memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Peluang tersebut tidak luput dari berbagai peluang. Potensi demografis, sosial, dan ekonomi masyarakat, yang didukung dengan basis populasi muslim sebesar 244,7 juta orang,” ujarnya.
Ia menambahkan, OJK akan terus mendorong penguatan sektor jasa keuangan syariah. Hal ini dilakukan agar berkontribusi terhadap program prioritas pemerintah serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
"Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui penguatan pembiayaan syariah yang inklusif dan mudah diakses bagi UMKM. Optimalisasi kontribusi sektor jasa keuangan syariah dalam membentuk generasi yang sehat dan produktif, serta dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan," katanya.
Dalam kesempatan itu, OJK bersama Kementerian Agama juga meluncurkan Buku Edukasi Keuangan Berbasis Agama (ESA). Buku ini diharapkan menjadi panduan praktis masyarakat dalam mengelola keuangan sesuai nilai keagamaan.
Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai literasi ekonomi syariah masih perlu ditingkatkan. Ia menyebut tingkat pemanfaatan ekonomi syariah di Indonesia masih relatif rendah.
“Jadi mestinya peningkatannya jauh lebih tinggi, tapi apapun namanya, itu jauh lebih baik daripada datar seperti selama ini. Saya melihat ada kurvanya naik, saya juga mengikuti perkembangan tahun lalu dibandingkan dengan tahun ini ada peningkatan, dan ini juga apresiasi saya kepada Ibu Kiki,” ujarnya.
Melalui berbagai program tersebut, OJK berharap literasi dan inklusi keuangan syariah semakin meningkat. Selain itu, kolaborasi lintas sektor diharapkan terus berlanjut sepanjang tahun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....