Rupiah Makin Lemah Pagi Ini, Sentuh Level Rp16.904 per Dolar AS

  • 12 Mar 2026 09:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih melemah pada pembukaan perdagangan hari ini. Mengacu pada data Bloomberg, rupiah terpantau turun 0,10 persen atau 17 poin menjadi Rp16.904 per dolar AS.

Pada Rabu kemarin, nilai tukar rupiah ditutup turun 0,14 persen ke posisi Rp16.886 per dolar AS. Meski hari ini rupiah dibuka sedikit menguat, namun para analis memperkirakan rupiah masih rawan pelemahan.

"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS di tengah kembalinya kekawatiran seputar disrupsi pasokan minyak mentah dunia," kata Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, Kamis, 12 Maret 2026.

Harga minyak mentah dunia kembali melonjak, padahal Rabu kemarin harganya sudah turun. Rencana Badan Energi Internasional (IEA) untuk melepas cadangan minyak nampaknya belum berpengaruh.

Sebelumnya IEA mengatakan akan melepas cadangan minyak besar-besaran untuk menstabilkan harga minyak. Jumlahnya melampaui 182 juta barel yang pernah dilepas tahun 2022 saat pecah perang Rusia-Ukraina.

Harga minyak dunia, hari ini kembali melonjak, sehingga kekhawatiran akan gejolak harga energi kembali mencuat. Dari data Bloomberg, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) menjadi USD93,5 barel, naik sekitar 7,15 persen.

Sedangkan harga minyak Brent, hari ini menjadi USD98,69 atau aik 7,12 persen. Harga minyak kembali melonjak seiring situasi perang AS-Iran yang masih panas dan ketegangan di Selat Hormuz.

Lukman Leong memperkirakan nilai tukar rupiah hari ini akan bergerak di level Rp16.800-Rp16.950 per dolar AS. Sedangkan indeks dolar AS, hari ini menguat dibandingkan hari sebelumnya, di di level 99,34 .

Rekomendasi Berita