IHSG Bangkit Hari Ini, Setelah Anjlok Gara-Gara Harga Minyak

  • 10 Mar 2026 10:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menguat dalam pembukaan perdagangan hari ini. Berdasarkan data RTI Business, IHSG terpantau naik ke level 7.443 dibandingkan saat penutupan Senin kemarin.

IHSG anjlok hingga 3,27 persen atau 248 poin ke level 7.337. Namun terjadi beli bersih (net buy) saham oleh investor asing sebesar Rp750 miliar

Saham yang paling banyak dibeli asing Senin kemarin adalah BUMI, PTRO, MDKA, ITMG dan DEWA. "Hari ini IHSG berpotensi 'rebound' ke 7.500, tapi hati-hati karena masih rentan koreksi lanjutan," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, Selasa, 10 Maret 2026.

Menurut perkiraannya, IHSG akan bergerak di rentang 7.200-7.300 untuk level support. Sedangkan level resistansi IHSG diperkirakan di rentang 7.400-7.500.

Dalam analisisnya Fanny mengatakan, bursa saham di kawasan Asia juga melemah pada perdangan Senin kemarin. Penurunan signifikan terjadi pada indeks Nikkei 225 Jepangdan Kospi Korea Selatan yang merosot lebih dari 5 persen.

"Kedua indeks tersebut memimpin aksi jual di kawasan regional yang meluas. Aksi jual saham dipicu oleh harga minyak yang menembus USD105 per barel," ucap Fanny.

Harga minyak Brent melonjak USD 100,82 per barel. Sementara, minyak West Texas Intermediate melonjak US$ 102,70 per barel.

"Kenaikan terjadi setelah produsen minyak utama Timur Tengah, termasuk Kuwait, Iran, dan Uni Emirat Arab, memangkas produksi minyak. Pengurangan Produksi dilakukan menyusul penutupan Selat Hormuz," ujar Fanny.

Namun indeks saham di bursa utama Amerika Serikat menguat, karena pernyataan Presiden Trump. Trump mengatakan perang dengan Iran akan segera berakhir, di sisi lain Trump menyatakan akan mengambil alih Selat Hormuz.

Rekomendasi Berita