IHSG Turun, Hampir Semua Sektor Melemah di Jeda Siang

  • 26 Feb 2026 13:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif pada sesi pertama perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Kamis, 26 Februari 2026. IHSG dibuka di zona hijau di level 8,351,36 kemudian turun ke zona merah ke level 8.255.

"IHSG turun 0,81 persen pada sesi pertama perdagangan. Pelemahan disebabkan tekanan yang terjadi di hampir seluruh sektor," kata Tim Analis Phintraco Sekuritas, Kamis, 26 Februari 2026.

Berdasarkan analisis Tim Phintraco, koreksi terdalam tercatat pada sektor transportasi (-2,60 persen). Kemudian sektor cyclicals (-1,99 persen), dan (basic materials (-1.77 persen).

Secara teknikal, IHSG masih mampu bertahan di atas support dinamis yang berada di kisaran level 8.200. Namun, tambah Tim Phintraco, dari sisi indikator modern menunjukan histogram cenderung datar.

"Dengan mempertimbangkan kombinasi tersebut, IHSG berpotensi bergerak dalam rentang 8.300–8.350 pada sesi kedua perdagangan hari ini. Level 8.200 tetap menjadi area support penting yang perlu dicermati," ujar Tim Phintraco.

Sementara itu, Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas mencermati faktor eksternal yang ikut memicu pelemahan IHSG. Yaitu melemahnya bursa regional Asia karena pasar mempertimbangkan ketegangan geopolitik.

"Peningkatan jumlah pasukan AS di Timur Tengah membuat pelaku pasar waspada menjelang pembicaraan nuklir di Jenewa. Sementara Washington meningkatkan tekanan pada Iran dengan menjatuhkan sanksi kepada entitas yang terlibat dalam ekspor minyak dan senjata," ujar Tim Pilarmas.

Pada saat yang sama, pemerintahan Trump berupaya mempertahankan strategi tarif globalnya. Sikap Trump menimbulkan kekhawatiran di kalangan mitra dagangnya.

"Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer mengumumkan, bahwa tarif AS untuk negara-negara tertentu dapat naik menjadi 15 persen. Bahkan bisa lebih tinggi dari 10 persen yang baru-baru ini diterapkan," kata Tim Pilarmas menutup analisisnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....