IHSG Ditutup Naik Signifikan 1,50 Persen

  • 23 Feb 2026 23:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang hari ini bergerak di zona hijau. Hingga penutupan perdagangan, IHSG naik 1,50 persen atau 124 poin ke level 8.396.

Sebanyak 484 saham harganya naik, 227 saham harganya turun dan 247 saham stagnan. Saham sektor bahan baku naik paling kuat sebesar 3,31 persen.

"Di dalam negeri, IHSG menguat setelah Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di 4,75 pekan lalu, sesuai ekspektasi. Selain itu, regulator pasar modal pekan lalu juga mengenakan denda Rp11,05 miliar kepada satu perusahaan dan tiga individu," kata Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Senin, 23 Februari 2026.

Perusahaan dan individu tersebut, tambah Tim Pilarmas, didenda atas dugaan manipulasi pasar periode 2016–2022. Hal ini sejalan dengan langkah reformasi yang sedang dilakukan pasar modal Indonesia.

Hari ini indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan juga menguat hari ini. Saham-saham yang mendominasi penguatan di kelompok indeks ini adalah BRPT, UNVR, EXCL, NCKL dan INKP

Sementara itu Tim Analis Phintraco Sekuritas menyebut pembatalan kebijakan tarif resiprokal Trump juga mempengaruhi pergerakan IHSG. Meskipun Presiden Trump kemudian menyatakan akan memberlakukan tarif global baru sebesar 15 persen.

"Investor berharap perjanjian dagang antara AS-Indonesia yang sudah ditandatangani pekan lalu dibatalkan. Karena dalam perjanjian tersebut tarif yang ditetapkan lebih tinggi, yaitu 19 persen," kata Tim Phintraco.

Faktor positif di dalam negeri yang juga mendorong penguatan IHSG adalah kabar terkait MSCI. Lembaga riset internasional itu kabarnya menyetujui proposal yang diajukan BEI dan OJK.

Dalam perdagangan di BEI hari ini, volume saham yang diperdagangkan sebanyak 46,68 miliar lembar saham. Frekuensi perdagangan sebanyak 2,98 juta kali transaksi.

Total nilai perdagangan sebesar Rp24,10 triliun. Sedangkan kapitalisasi pasar menjadi Rp15.145 triliun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....