Sentimen Pasar Positif, IHSG Naik Level ke 8.310

  • 19 Feb 2026 00:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak di zona hijau sepanjang perdagangan hari ini. Hingga penutupan perdagangan, IHSG naik 1,19 persen atau 98 poin ke level 8.310.

Sebanyak 475 saham terpantau mengalami kenaikan harga, 228 saham turun, dan 255 saham stagnan. Saham sektor transportasi dan logistik naik paling kuat sebesar 3,25 persen.

“IHSG menguat didukung oleh momentum menguatnya konsumsi secara musiman. Selain itu, Bank Indonesia hari ini memulai pertemuan kebijakan dua hari dan secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya,” kata Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Rabu, 18 Februari 2026.

Indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan juga naik. Saham-saham yang mendominasi kenaikan adalah MBMA, MEDC, EMTK, ADMR, dan BMRI.

Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 48,35 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan 3,10 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan Rp25,23 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp15.047 triliun.

Hari ini bursa saham di kawasan Asia, kata Tim Pilarmas, bergerak menguat. Meskipun sejumlah bursa seperti Tiongkok, Hong Kong, Singapura, Taiwan dan Korea Selatan libur imlek.

“Ada sentimen positif di pasar setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai apa yang disebut kesepahaman prinsip-prinsip utama. Sedangkan Perundingan damai Ukraina-Rusia dimulai di Jenewa, dengan fokus pada isu penguasaan wilayah,” kata Tim Pilarmas.

Di sisi lain pasar juga melakukan ‘positioning’ menjelang rilis notulen rapat The Fed bulan Januari. Pasar menunggu risalah Fed untuk mengetahui sinyal yang lebih jelas tentang jalur suku bunga..

“Komentar baru-baru ini menyebutkan bahwa suku bunga mungkin akan tetap stabil untuk beberapa waktu. Sementara itu, kemungkinan pemangkasan lebih lanjut di akhir tahun tetap dipertimbangkan jika inflasi cenderung mendekati target 2 persen,” ujar Tim Pilarmas.

Para pelaku pasar juga mengamati pernyataan Fed selanjutnya dan data ekonomi AS yang penting. Termasuk angka Produk Domestik Bruto (PDB) dan Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) inti, untuk mendapatkan panduan tambahan tentang arah kebijakan,

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....