Thomas Djiwandono Sah Jadi Deputi Gubernur BI
- 09 Feb 2026 16:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO. ID, Jakarta – Thomas DJiwandono resmi menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, setelah dilantik oleh Ketua Mahkamah Agung, Sunarto. Pelantikan berlangsung singkat dan khidmat di gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Senin, 9 Februari 2026.
Thomas menyatakan bersedia, ketua Ketua MA Sunarto menanyakan kesediaanya untuk diambil sumpah sebagai Deputi Gubernur BI. “Saya berjanji, bahwa saya akan melaksanakan tugas dan kewajiban Deputi Gubernur Indonesia, dengan sebaik-baiknya dan rasa tanggung jawab,” kata Thomas, kelahiran Jakarta, 7 Mei 1972.
Pelantikan Thomas berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 10 /P/ Tahun 2026 tentang Pengangkatan Deputi Gubernur BI. Surat Keputusan tersebut ditetapkan pada tanggal 3 Februari 2026.
Baca Juga:
Rupiah Berpeluang Menguat Kembali setelah Sepekan Melemah
Menkeu Purbaya Jawab Kisruh Penonaktifan Peserta PBI JKN
Sebelumnya, Thomas yang akrab dipanggil Tommy, menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Dalam kapasitasnya tersebut, Thomas juga menjabat Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keungan Ex-Officio dari Kementerian Keuangan.
Ayah Thomas, Soedradjat Djiwandono pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia di era Presiden Soeharto. Sedangkan ibu Thomas, Biantiningsih Miderawati adalah kakak kandung Presiden Prabowo Subianto.
Latar pendidikan pendidikan lelaki yang benama lengkap Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono ini, bisa dibilang beragam. Ia pernah kulias di jurusan studi sejarah di Haverford Colloge, Pennsylvania, Amerika Serikat.
| Baca juga: Sah! MA Lantik Petinggi Baru OJK Hari ini |
Thomas meraih gelar master dari Johns Hopkins University School of Advanced International Studies, Washington, Amerika Serikat. Gelar masternya di bidang International Relations and International Economics.
Dalam perjalanan karirsnya, Thomas pernah menjadi wartawan magang di Majalah Tempo tahun 1993. Setahun kemudian, ia menjadi jurnalis di Indonesia Business Weekly.
Dalam kesempatan media briefing di Kementerian Keuangan 28 Januari 2026, Thomas mengakui tidak punya pengalaman di bidang moneter. “Tapi saya punya kapabilitas lain yang bisa melengkapi,” kata Thomas mengenai jabatan Deputi Gubernur BI yang akan diembannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....