Tekanan Dolar AS Menguat, Rupiah Sudah Tembus Rp16.800
- 09 Jan 2026 12:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah akhir tembus level Rp16.800 per dolar AS sejak pembukaan perdagangan hari ini. Dari data Bloomber terpantau, nilai tukar rupiah sampai jeda asing berada di posisi Rp16.832 per dolar AS.
Pelemahan rupiah yang berlanjut sudah diprediksi para analis. "Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang kembali menguat," kata Analis Pasar Uang, Lukman Leong, Jumat (9/1/2026).
Baca Juga: Geopolitik Memanas, IHSG Konsisten di Zona Hijau
Posisi dolar AS saat ini di level 98,95 menguat dibandingkan posisi terakhir hari Kamis kemarin. Menurut Lukman, dolar AS makin kuat setelah rilis data-data pekerjaan Amerika Serikat.
"Data-data pekerjaan di AS lebih baik dari perkiraan," ucapnya. Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) pada November 2025 menunjukkan penurunan jumlah lowongan pekerjaan.
Penurunan terjadi dari 7,44 juta pada Oktober 2025 menjadi 7,14 juta pada bulan berikutnya. Namun, data ketenagakerjaan berdasarkan Automatic Data Processing (ADP) menunjukkan penggajian sektor swasta yang meningkat.
Baca juga: Rupiah Makin Terpuruk ke Posisi Rp16.798/Dolar AS
Peningkatannya dari 29.000 pekerjaan pada November 2025 menjadi 41.000 pekerjaan pada Desember 2025. Selanjutnya, pelaku pasar menunggu data penggajian tenaga kerja nonpertanian ( Non-Farm Payrolls) nanti malam waktu AS.
"Sementara itu, di dalam negeri, pelaku pasar akan mencermati data indeks kepercayaan konsumen yang dirilis BI hari ini," ujar Lukman. Dia memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp16.750-Rp16.850 per dolar AS.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....