IHSG Tembus Rekor Baru ke Level 8.933

  • 06 Jan 2026 20:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencapai level tertinggi baru dalam penutupan perdagangan hari ini. Dari data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 0,84 persen atau 74 poin ke level 8.933,60.

Sepanjang hari ini, IHSG cenderung bergerak di zona hijau. Level tertinggi IHSG di 8.940 dan level terendah di 8.839.

“Kenaikan IHSG ditopang oleh sentimen pasar yang terdongkrak setelah pemerintah memperpanjang insentif keringanan pajak penghasilan hingga tahun 2026. Khususnya bagi pekerja di sektor padat karya, tujuannya untuk menjaga daya beli dan stabilitas lapangan kerja,” kata Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Selasa (6/1/2026).

Baca Juga:

IHSG Bertahan di Area Hijau Meski Diprediksi Terkoreksi

Rupiah Belum Stabil, Tapi Berpeluang Menguat Hari Ini

Hari ini sebanyak 428 saham harganya naik, 256 saham harganya turun dan 127 saham stagnan. Saham sektor transportasi dan logistik naik paling tinggi (6,56 persen), saham sektor finansial turun paling dalam (-0,87 persen).

Sepanjang hari ini Indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan juga bergerak menguat. Saham–saham yang mendominasi penguatan diantaranya AMMN, NCKL, ADMR, MDKA, INKP.

Volume saham yang di perdagangan hari ini sebanyak 67,93 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan 4,3 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan mencapai Rp34,12 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp16.336 triliun.

Sementara itu, mayoritas bursa saham di Asia juga menguat dalam penutupan perdagangan hari ini. “Pelaku pasar di Asia terlihat memiliki optimisme terhadap pemulihan ekonomi Tiongkok,” ucap Tim Pilarmas.

Optimisme itu didorong oleh kebijakan pemerintah Tiongkok serta melimpahnya likuiditas yang diguyur Beijing. Termasuk langkah yang dilakukan untuk menstabilkan sektor properti yang masih tertekan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....