IHSG Ditutup Melemah, Tertekan Aksi Ambil Untung
- 09 Des 2025 21:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah dalam perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 0,61 persen atau 53,51 poin ke level 8.657,17.
Sebanyak 432 saham harganya turun, 250 saham harganya naik, dan 119 saham stagnan. Saham sektor bahan baku, energi dan finansial turun paling dalam dan menjadi penekan IHSG.
"Pelemahan indeks disinyalir akibat profit taking (aksi ambil untung) investor setelah mencapai level tertinggi baru. Serta sentimen negatif dari indeks bursa Asia yang cenderung melemah menjelang pertemuan the Fed," kata Tim Analis Phintraco Sekuritas, Selasa (9/12/2025).
Baca Juga:
Penutupan Perdagangan, Rupiah Berhasil Menguat 19 Poin
APBN Dukung Ketahanan Pangan, Indonesia Berhasil Surplus Beras
Volume saham yang diperdagangkan hari ini sebanyak 54,21 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan 3,1 juta kali transaksi. Total nilai transaksi sebesar Rp26,17 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp15.939 triliun.
Di dalam negeri, Bank Indonesia merilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan November di level 124. Indeksnya meningkat dari level 121,2 pada Oktober 2025.
"IKK bulan November merupakan level tertinggi sejak Februari 2025. Kenaikan ditopang oleh kenaikan semua sub indeks utama," ucap Tim Phintraco.
Selanjutnya investor menantikan data penjualan ritel bulan Oktober 2025 yang diperkirakan tumbuh terakselerasi sebesar 4 persen secara tahunan. Sebelumnya, di bulan September, penjualan ritel meningkat 3, 7 persen.
Bersamaan dengan IHSG, mayoritas indeks bursa Asia bergerak melemah pada perdagangan hari ini. Pelaku pasar di Asia bersikap hati-hati menjelang pengumuman hasil pertemuan the Fed pada Kamis dinihari.
Sementara itu, Bank Sentral Australia mempertahankan suku bunga acuannya tetap di level 3,6 persen. "Ini merupakan pertemuan ke-4 berturut-turut bagi bank sentral Australia yang tidak mengubah suku bunganya," ujar Tim Phintraco menutup analisisnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....