BPS akan Rilis Data Ekonomi, Rupiah Dibuka Menguat

  • 01 Des 2025 09:39 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS dalam perdagangan hari ini. Setelah pada akhir pekan kemarin, rupiah ditutup melemah ke posisi Rp16.675 per dolar AS.

"Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS. Rupiah diperkirakan akan menguat di rentang Rp16.600-Rp16.700 per dolar AS," kata Analis Pasar Uang, Lukman Leong, Senin (1/12/2025).

Baca Juga:

Rupiah Masih Sulit Menguat, Ditutup Turun 0,23 Persen

IHSG Berpeluang ‘Rebound’ di Hari Ini

Hari ini dolar AS melemah karena meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh the Fed di bulan Desember. Sentimen pasar juga dipengaruhi kabar Kevin Hassett akan menggantikan Ketua the Fed, Jerome Powell.

Hasset adalah penasehat ekonomi Presiden Trump yang sikapnya dovish (longgar). Ia kemungkinan akan memangkas suku bunga The Fed sesuai keinginan Trump.

Analis Pasar Uang lainnya, Fikri C. Permana juga memperkirakan rupiah akan menguat hari ini ke Rp16.650 per dolar AS. Fikri juga menyebut ekspektasi pemangkasan suku bunga yang menguat, mendorong penguatan rupiah.

Pelaku pasar, tambah Fikri, juga akan mencermati rilis data PMI Manufaktur di berbagai negara, termasuk Indonesia. Pelaku pasar di dalam negeri juga menantikan rilis sejumlah data ekonomi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

BPS hari ini akan mengumumkan perkembangan inflasi hingga bulan November 2025. Serta data ekspor impor dan neraca perdagangan Indonesia.

Sementara itu, nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar AS hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 0,07 persen atau Rp16.664 per dolar AS.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....