IHSG Melemah Lagi Karena Aksi Ambil Untung
- 28 Nov 2025 22:16 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah di akhir perdagangan hari ini, Jumat (28/11/2025). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 0,43 persen atau 37 poin ke level 8.508,71.
"IHSG terkoreksi dipicu oleh aksi profit taking (ambil untung) para investor. Setelah sempat mencapai rekor tertinggi baru pada pekan ini," kata Tim Analis Phintraco Sekuritas, Jumat (28/11/2025).
Baca Juga:
Sepi Data Ekonomi, Rupiah Dibuka Melemah Lagi
ADB Tunjuk Direktur Baru untuk Indonesia, Simak Profilnya
Sebanyak 389 saham harganya turun, 300 saham harganya naik dan 267 saham stagnan. "Saham sektor kesehatan terkoreksi paling besar (0,90 persen), saham sektor energi naik paling kuat (1,25 persen)," ujar Tim Phintraco.
Volume saham yang diperdagangkan sebesar Rp40,50 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2,33 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp20,34 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp15.626 triliun.
Di dalam negeri, para investor akan mencermati data ekonomi pada pekan depan. Yakni indeks PMI manufacturing, neraca perdagangan, inflasi serta cadangan devisa.
"Neraca perdagangan bulan Oktober diperkirakan membukukan surplus sebesar US$3,8 miliar. Menurun dibandingkan surplus bulan September sebesar US$4,34 miliar," kata Tim Phintraco.
Sedangkan inflasi diperkirakan mencapai 0,3 persen secara bulanan dan 2,8 persen secara tahunan di bulan November 2025. Inflasi meningkat dibandingkan bulan Oktober yang sebesar 0,28 persen secara bulanan dan 2,86 persen secara tahunan.
Tim Analis Phintraco Sekuritas lebih lanjut mengatakan, secara jangka menengah dan jangka panjang, IHSG masih di area bullish (menguat). IHSG diperkirakan akan bergerak sideways (stagnan) di kisaran 8.470-8.600 selama pekan depan.
Sementara itu, bursa saham di Asia ditutup bervariasi akhir pekan ini. Para investor mencermati perkembangan data ekonomi terbaru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....