IHSG Ditutup Melemah Karena Aksi Jual Saham

  • 25 Nov 2025 20:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah sepanjang hari ini, Selasa (25/11/2025). Sempat dibuka hijau di level 8.570 saat pembukaan perdagangan, namun setelahnya IHSG terus turun.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup turun 0,56 persen atau 48,36 poin ke level 8.521,89. Sebanyak 382 saham harganya turun, 293 saham harganya naik dan 281 saham stagnan.

"IHSG ditutup melemah akibat profit taking atau aksi ambil untung investor. Saham sektor property mengalami koreksi terbesar, sedangkan saham sektor industrial membukukan penguatan terbesar," kata Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam analisisnya, Selasa (25/11/2025).

Baca Juga:

IHSG Diprediksi Berpeluang Menguat Lagi Hari Ini

Tekanan Berkurang, Rupiah Ditutup Naik 42 Poin

Volume saham yang diperdagangkan hari ini sebanyak 56,84 miliar lembar saham, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2,55 juta kali transaksi. Total nilai perdagangan sebesar Rp31,24 triliun dan kapitalisasi pasar menjadi Rp15.579 triliun.

Pelemahan IHSG hari ini disertai dengan aliran keluar modal asing. Tim Phillip Sekuritas Indonesia mencatat net sell (jual bersih) saham oleh investor asing sebesar Rp1,49 triliun.

Saham-saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BRPT, BRMS, WIFI dan EMTK. Indeks LQ45 yang berisi saham unggulan juga bergerak melemah hari ini, yang mendorong pelemahan IHSG.

Sementara itu, indeks saham di Asia mayoritas ditutup menguat hari ini. Penguatan seiring tumbuhnya harapan bahwa bank sentral AS akan memangkas suku bunga di bulan Desember.

"Langkah tersebut dapat menggairahkan ekonomi dan investasi. Di sisi lain, investor kembali membanjiri saham teknologi global, mengabaikan kekhawatiran bahwa valuasi saham-saham di sektor tersebut sudah terlalu mahal," kata Tim Phillip Sekuritas menutup analisisnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....