Akhir Pekan, Rupiah Berpotensi Menguat Terbatas

  • 31 Okt 2025 10:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah berbalik menguat terhadap dolar AS dalam pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (31/10/2025). Pada Kamis (30/10/2025) kemarin, rupiah ditutup turun 0,11 persen atau 19 poin menjadi Rp16.636 per dolar AS.

Hari ini, berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka naik 0,11 persen atau 8 poin. Sehingga posisi rupiah menjadi Rp16.618 per dolar AS.

"Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi hari ini, dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar AS," kata Analis Pasar Uang, Lukman Leong, Jumat (31/10/2025). Potensi itu didukung hasil pertemuan Presiden Xi Jinping dan Presiden Trump di Korea Selatan.

Baca Juga: Tekanan Dolar Menguat, Rupiah Ditutup Turun 19 Poin

Baca Juga: Perdagangan Saham Menguat, IHSG Naik ke Level 8.184

Meski demikian, menurutnya, masih ada tekanan dari dolar AS yang melanjutkan penguatan. Penguatan dolar dipicu oleh menurunnya prospek pemangkasan suku bunga the Fed.

Ketua the Fed Jerome Powell melontarkan pernyataan 'hawkish' (ketat) mengenai prospek pemangkasan suku bunga akhir tahun ini. Sehingga pasar yang kembali diliputi ketidakpastian, dan mempengaruhi pergerakan mata uang terhadap dolar AS.

Beberapa mata uang di kawasan Asia terpantau menguat yang turut dibuka menguat seperti yen Jepang , dolar Singapura naik, peso Filipina dan ringgit Malaysia. Tapi ada sebagian mata uang yang justru melemah seperti yuan Tiongkok , rupee India dan dolar Taiwan.

"Hari ini rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.550-Rp16.700 per dolar AS," ucap Lukman. Fluktuasi masih mungkin terjadi oleh dinamika global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....